TNI SITA MAINAN ANAK-ANAK BERGAMBAR PALU ARIT DI BANTUL

Komentar “‘Sunny’ ambon@tele2.se, in: [GELORA45]” <GELORA45@yahoogroups.com>
日期:2015年11月6日周五 时间:6:35 : Demi keselematan para penguasa dan petugas rezim NKRI  dianjurkan  sebelum tidur pada malam hari harus selalu periksa kolong tempat tidur agar jangan sampai ada komunis bersembunyi. hahahahaha

http://jogja.tribunnews.com/2015/11/03/tni-sita-mainan-anak-anak-bergambar-palu-arit-di-bantul

TNI Sita Mainan Anak-anak Bergambar Palu Arit di Bantul

TNI Sita Mainan Anak-anak Bergambar Palu Arit di Bantul

Selasa, 3 November 2015 20:10

TRIBUNJOGJA.COM

Puluhan set mainan tentara-tentaraan kecil di sejumlah toko di Bantul harus diamankan oleh aparat TNI dari Kodim 0729 Bantul.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Puluhan set mainan tentara-tentaraan kecil di sejumlah toko di Bantul harus diamankan oleh aparat TNI dari Kodim 0729 Bantul karena dianggap mengandung simbol komunisme lantaran ada gambar palu dan arit.

Dandim 0729 Bantul, Letkol (kav) Tumadi menjelaskan aparat TNI menggunakan pedoman TAP MPR No. 25 tahun 1966, tentang larangan paham komunis di Indonesia untuk melakukan penyitaan tersebut.

Penyisiran dilakukan TNI setelah mendapat pesan berantai mengenai mainan bergambar palu arit yang beredar di Bantul.

“Total ada 27 set mainan kita amankan, kita masih selidiki dari mana mereka mendapat mainan tersebut,” katanya pada Selasa (3/11/2015).

Lokasi penemuan mainan tersebut menurutnya berada di toko mainan Madania Toys, jalanan Wahidin Sudirohusodo dimana diamankan tiga set mainan.

Sementara itu di Toko Rajawali, Ngipik, Baturetno, Banguntapan juga diamankan 24 set mainan.

Mainan tersebut berisi sejumlah tentara kecil dari plastik dengan membawa bendera negara masing-masing.

Dengan latar perang dunia, maka wajar diantara mainan tersebut terdapat bendera Inggris, Jerman, Italia, hingga Uni Soviet.

Mainan yang diamankan TNI adalah tentara Uni Soviet dimana dalam benderanya terdapat gambar palu dan arit simbol partai komunis yang berkuasa di sana hingga 1991.

Tumadi memahami bahwa bendera tersebut sejatinya adalah bendera suatu negara.

Meski begitu adanya simbol komunisme yang dilarang di Indonesia maka tindakan harus dilakukan.

“Meski itu bendera negara lain, tetapi karena itu berada di wilayah negara kita, maka gambar-gambar itu wajib diamankan,” paparnya.

TNI menurutnya masih melakukan penyelidikan asal mainan tersebut setelah dilakukan penyitaan terhadap mainan bergambar palu arit, sedangkan para pedagang hanya diberi pembinaan.

“Kita akan lakukan pembinaan kepada pemilik toko mainan tersebut, agar kejadian ini tidak terulang lagi,” paparnya. (tribunjogja.com)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: