DIRUT PT DHL TERSANGKA PEMBAKARAN LAHAN DAN HUTAN

DIRUT PT DHL TERSANGKA PEMBAKARAN LAHAN DAN HUTAN

Senin, 02 November 2015 13:42 WIB
Terkait Musibah Asap, Dirut PT DHL Tersangka Pembakaran Lahan dan Hutan
Sedangkan untuk berkas tersangka Darmawan Eka Satya Pulungan masih dalam penelitian pihak JPU Kejati Jambi.

Selain itu, Amri juga menjelaskan bahwa kedua tersangka dikenakan pasal yang sama, yakni Pasal sangkaan 108 jo Pasal 113 ayat (1) Undang-undang (UU) No 39 tahun 2014 tentang perkebunan dan Pasal 98 ayat (1) atau Pasal 99 ayat (1) jo pasal 118 UU No 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

Data kasus Karhutla secara keseluruhan telah diterima pihak Kejati Jambi, namun yang sudah ada SPDP nya baru dua data yang telah diserahkan Polda Jambi. Saat ini pihak Kejati Jambi tengah melakukan rekapitulasi, dan beberapa data tersebut telah dilaporkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).
Sementara itu dari Kejaksaan tinggi (Kejati) Jambi beberapa data kasus Karhutla dilaporkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Pihak Kejati Jambi telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) untuk dua tersangka Karhutla dari korporasi.

Berkas dua tersangka kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang ditangani penyidik Polda Jambi, kini telah berada di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi untuk ditindaklanjuti ke penuntutan.

Dua tersangka yang telah ditetapkan Polda Jambi adalah Munadi bin M Nurdin selaku manajer PT RKK dan Darmawan Eke Satya Pulungan, selaku manajer PT Arga (Agro Tumbuh Gemilang Abadi) yang berada di Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Kasi Tindak Pidana Umum Kejati Jambi, F Amri menyebut pihaknya telah menerima SPDP dan berkas tahap pertama kedua tersangka dari Polda Jambi. Namun, untuk berkas tahap pertama tersangka Munadi dikembalikan oleh Kejati ke Polda Jambi untuk disempurnakan kembali.
Sedangkan untuk berkas tersangka Darmawan Eka Satya Pulungan masih dalam penelitian pihak JPU Kejati Jambi.

Selain itu, Amri juga menjelaskan bahwa kedua tersangka dikenakan pasal yang sama, yakni Pasal sangkaan 108 jo Pasal 113 ayat (1) Undang-undang (UU) No 39 tahun 2014 tentang perkebunan dan Pasal 98 ayat (1) atau Pasal 99 ayat (1) jo pasal 118 UU No 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

Data kasus Karhutla secara keseluruhan telah diterima pihak Kejati Jambi, namun yang sudah ada SPDP nya baru dua data yang telah diserahkan Polda Jambi. Saat ini pihak Kejati Jambi tengah melakukan rekapitulasi, dan beberapa data tersebut telah dilaporkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: