EMPAT KEBIJAKAN JOKOWI DIHARAP PULIHKAN RUPIAH

SP Logo

Empat Kebijakan Jokowi Diharap Pulihkan Rupiah
Senin, 16 Maret 2015 | 16:40

Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas BPJS Kesehatan, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/2) Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas BPJS Kesehatan, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/2)

 

[KUPANG] Ekonom dari Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Dr Thomas Ola Langoday mengharapkan, empat paket kebijakan ekonomi Presiden Joko Widodo dapat memulihkan nilai rupiah terhadap dolar AS.

“Kita harapkan paket kebijakan ekonomi tersebut dapat memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan (CAD–Current Account Deficit) sehingga mampu memulihkan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS,” katanya menjawab Antara di Kupang, Senin (16/3).

Dekan Fakultas Ekonomi Unwira Kupang mengemukakan pandangannya tersebut ketika diminta tanggapannya soal empat paket kebijakan ekonomi Presiden Joko Widodo terkait dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Empat paket kebijakan ekonomi tersebut menyangkut aturan bebas visa untuk empat negara baru, masing-masing Tiongkok, Korea Selatan, Rusia, dan Jepang.

Kebijakan ekonomi kedua menyangkut kelompok insentif pajak yang nantinya akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah (PP) yang antara lain meliputi insentif untuk perusahaan dengan tujuan ekspor dan perusahaan yang melakukan reinvestasi dari dividennya.

Kebijakan ketiga, pemerintah juga akan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) pengenaan tarif bea masuk anti dumping dan bea masuk pengamanan sementara (safeguard) untuk produk-produk impor yang terindikasi dumping.

Keempat, peningkatan penggunaan Bahan Bakar Nabati (BBN) sebagai campuran Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar dari 10 persen menjadi 15 persen pada tahap pertama dan selanjutnya 20 persen.

Ia menilai paket kebijakan ekonomi bangsa ini dapat mengatasi kesulitan ekonomi dalam negeri saat ini, apabila politik nasional juga dapat dikendalikan sehingga tidak seperti “bola liar” karena bisa saja berdampak luas terhadap pelemahan nilai rupiah.

“Dulu kita impor barang-barang mewah, tetapi sekarang kita hanya impor bahan-bahan pokok. Ketika dolar AS naik, masyarakat bawah yang paling merasakan dampaknya,” ujarnya. [Ant/L-8]

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: