ISLAM NUSANTARA ADALAH ISLAM KAFFAH ALA NU

Islam Nusantara adalah Islam Kaffah ala NU

Kamis, 20/08/2015 10:39

Jakarta, *NU Online*
Pengurus PCINU Amerika, Akhmad Sahal dalam Halaqah Kebangsaan bertajuk
Islam Nusantara di Kantor FPKB DPR RI Jakarta, Rabu (19/8) menyatakan,
bahwa Islam Nusantara adalah Islam yang menyeluruh atau kaffah ala NU. NU
merupakan representasi Islam di Indonesia, bahkan di dunia yang
orientasinya kemaslahatan umat.

Kandidat Doktor Universitas Pennsylvania, AS ini mengatakan, itulah cara NU
menerapkan Islam. Penerapan Islam kaffah model NU ini bersandar pada ushul
fiqh dan fiqh. Merangkul budaya lokal, kemudian mengislamkannya.

“Jadi, dasarnya syariah, tapi tujuannya maslahah, dan syariat atau hukum
Islam ini sesungguhnya diturunkan untuk kebaikan manusia, bukan semata-mata
untuk kebaikan Allah,” ujarnya.

Sebab itu, menurutnya, pemahaman Islam Nusantara ini sangat penting untuk
menghadapi perubahan zaman sehingga Islam harus dipribumikan dengan syariat
tetap menjadi tujuannya.

“Syariat bersumber dari fiqh dan ushul fiqh, sehingga saya pun heran kepada
kelompok-kelompok di luar sana yang berteriak penegakkan syariat tetapi
tanpa dasar hukum, yaitu fiqh dan ushul fiqh sehingga tak sependapat dengan
Islam Nusantara,” jelas Sahal.

Lebih jauh, Sahal menerangkan, bahwa pemikiran ulama-ulama pesantren yang
selalu relevan dengan masa kini bukan menyandarkan diri dari pemikiran
orang-orang Barat. “Mereka tidak mengikuti teori Barat, tetapi fiqh dan
ushul fiqh melalui maslahah tadi. Sehingga Islam Nusantara bersifat
fleksibel (mutaghoirot), tidak statis (tsawabit),” terangnya.

Sahal menandaskan, bahwa Islam kaffah tanpa ushul fiqh, dengan demikian
sesungguhnya ber-Islam tanpa syariat. “Ushul fiqh dan fiqh bukan hanya
kaidah hukum, tetapi juga kaidah kehidupan. Islam Nusantara adalah Islam
yang membudaya, tidak statis, namun dinamis,” pungkasnya.

Selain Akhmad Sahal, hadir sebagai pembicara dalam halaqoh kebangsaan ini
Rais Aam PBNU, Dr KH Ma’ruf Amin, Ketua FPKB DPR RI, Dr Ir Helmy Faishal
Zaini, dan mantan Rais Syuriyah PCINU Jerman, Syafiq Hasyim PhD. *(Fathoni)*

Sumber:

http://nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,61703-lang,id-c,nasional-t,Islam+Nusantara+adalah+Islam+Kaffah+ala+NU-.phpx


http://harian-oftheday.blogspot.com/

“…menyembah yang maha esa,
menghormati yang lebih tua,
menyayangi yang lebih muda,
mengasihi sesama…”


Posted by: Ananto <pratikno.ananto@gmail.com>

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: