INI HASIL AKHIR ANGKET DPRD DKI KEPADA BASUKI

INI HASIL AKHIR ANGKET DPRD DKI KEPADA BASUKI

Senin, 6 April 2015 | 20:59

JAKARTA] Paripurna Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) membuktikan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Beberapa pelanggaran yang diduga dilakukan oleh Basuki dipaparkan oleh Ketua Panitia Angket, Muhammad Sangadji.

Sangadji mengatakan, dari fakta-fakta yang diperoleh telah terbukti bahwa Basuki telah melakukan pelanggaran terhadap UU, sebagaimana yang diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara Pasal 34 ayat 1 dan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah Pasal 314, serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58/2005.

“Sekretaris Daerah atas nama gubernur telah dengan sengaja mengirim Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2015 ke Kementerian Dalam Negeri yang bukan hasil pembahasan antara eksekutif dan legislatif,” ujar Sangadji dalam paripurna, Senin (6/4).

Selanjutnya, berdasarkan peraturan-peraturan tersebut, juga diketahui Basuki telah mengabaikan fungsi budgeting DPRD dalam perancangan anggaran serta Basuki telah melanggar UU dan peraturan lainnya terkait pembahasan APBD. Basuki juga diduga telah melanggar UU dalam sistem informasi keuangan daerah dalam bentuk e-budgeting yang tercantum dalam Pasal 34 UU 23 Tahun 2014 pada penyusunan RAPBD 2015.

Selain terkait dengan RAPBD 2015, Basuki juga dituding terbukti telah melanggar etika dan norma dalam melakukan tindakan menyebar fitnah terhadap institusi DPRD. Hal tersebut dibuktikan oleh mereka dengan ditampilkannya beberapa artikel dan video yang memperlihatkan Basuki tengah berbicara kasar.

“Sehingga angket mengusulkan kepada pimpinan DPRD untuk menindaklanjuti pelanggaran yang telah dilakukan Gubernur DKI,” kata Sangadji.

Para anggota dewan yang hadir dalam rapat tersebut, ingin supaya tindak lanjut dari hak angket ini adalah hak menyatakan pendapat, di mana nantinya jika dirasa perlu dalam hak tersebut maka gubernur akan dipanggil. Namun jika tidak, maka akan langsung diambil keputusan berupa teguran keras atau memberikan rekomendasi pemakzulan kepada Mahkamah Agung.

Sangadji sendiri belum mengetahui opsi manakah yang akan diambil terkait usainya hak angket ini. Sebab keputusan akan kelanjutan kepada hak menyatakan pendapat atau tidak akan diputuskan dalam rapat pimpinan dewan secara resmi.

“Hasilnya kan harus ada jenjang waktu, mungkin tidak lama lagi. Jangan sampai seminggu, target sih 2-3 hari lagi kita minta pimpinan untuk putuskan,” ujarnya. [D-14/N-6]

http://sp.beritasatu.com/home/ini-hasil-akhir-angket-dprd-dki-kepada-basuki/83339

Advertisements

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: