CARA MENGATASI KEPUTIHAN

CARA MENGATASI KEPUTIHAN

Ali Busro <alibusro@rocketmail.com>,in: “wanita-muslimah@yahoogroups.com” <wanita-muslimah@yahoogroups.com> , Sunday, 19 February 2012, 9:16

Keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita  . Keputihan yang disebabkan oleh infeksi  biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir  vagina  bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.
 
Gejala keputihan
Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu.
Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya.
Biasanya keputihan yang normal  tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.
Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari, dari vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta atau uri.
Gadis muda kadang-kadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.
 
Penyebab keputihan secara umum
Penyebab keputihan secara umum adalah:
·        Sering memakai tissue saat membasuh bagian kewanitaan, sehabis buang air kecil maupun buang air besar
·        Memakai pakaian dalam yang ketat dari bahan sintetis
·        Sering menggunakan WC Umum yg kotor
·        Tidak mengganti panty liner
·        Membilas vagina dari arah yang salah. Yaitu dari ke arah anus ke arah depan vagina
·        Sering bertukar celana dalam/handuk dgn orang lain
·        Kurang menjaga kebersihan vagina
·        Kelelahan yang amat sangat
·        Stress
·        Tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi
·        Memakai sembarang sabun untuk membasuh vagina
·        Tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, tidur kurang)
·        Tinggal di daerah tropis yang lembap
·        Lingkungan sanitasi yang kotor.
·        Sering mandi berendam dengan air hangat dan panas. Jamur yang menyebabkan keputihan lebih mungkin tumbuh di kondisi hangat.
·        Sering berganti pasangan dalam berhubungan sex
·        Kadar gula darah tinggi
·        Hormon yang tidak seimbang
·        Sering menggaruk vagina
Sedangkan dengan memperhatikan cairan yang keluar, kadang-kadang dapat diketahui penyebab keputihan.
·        Infeksi kencing nanah, misalnya, menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan.
·        Parasit Trichomonas Vaginalis menghasilkan banyak cairan, berupa cairan encer berwarna kuning kelabu.
·        Keputihan yang disertai bau busuk dapat disebabkan oleh kanker
 
Keputihan sungguh mengganggu aktifitas sehari-hari apalagi terkadang disertai dengan adanya rasa gatal. Keputihan mempunyai beberapa penyebab diantaranya adalah :
a. Jamur Candidas atau Monilia
Warnanya putih susu, kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal pada kemaluan. Akibatnya, mulut vagina menjadi kemerahan dan meradang. Biasanya, kehamilan, penyakit kencing manis, pemakaian pil KB, dan rendahnya daya tahan tubuh menjadi pemicu. Bayi yang baru lahir juga bisa tertular keputihan akibat Candida karena saat persalinan tanpa sengaja menelan cairan ibunya yang menderita penyakit tersebut.
b. Parasit Trichomonas Vaginalis
Ditularkan lewat hubungan seks, perlengkapan mandi, atau bibir kloset. Cairan keputihan sangat kental, berbuih, berwarna kuning atau kehijauan dengan bau anyir. Keputihan karena parasit tidak menyebabkan gatal, tapi liang vagina nyeri bila ditekan.
c. Bakteri Gardnella
Infeksi ini menyebabkan rasa gatal dan mengganggu. Warna cairan keabuan, berair, berbuih, dan berbau amis. Beberapa jenis bakteri lain juga memicu munculnya penyakit kelamin seperti sifilis dan gonorrhoea.
d. Virus
Keputihan akibat infeksi virus juga sering ditimbulkan penyakit kelamin, seperti condyloma, herpes, HIV/AIDS. Condyloma ditandai tumbuhnya kutil-kutil yang sangat banyak disertai cairan berbau. Ini sering pula menjangkiti wanita hamil. Sedang virus herpes ditularkan lewat hubungan badan. Bentuknya seperti luka melepuh, terdapat di sekeliling liang vagina, mengeluarkan cairan gatal, dan terasa panas. Gejala keputihan akibat virus juga bisa menjadi faktor pemicu kanker rahim.
 
Berikut tips menghindari keputihan
·        Jalani pola hidup yang sehat
·        Konsumsi yoghurt, batasi konsumsi gula
·        Cukup tidur dan  istirahat
·        Jangan menggaruk vagina sekalipun gatal
·        Jaga kesehatan daerah kewanitaan seperti sering lebih sering ganti pembalut/tampon, memakai celana dalam adri bahan katun dan tidak ketat
·        Jalani diet yang seimbang dan banyak minum. Kini untuk diet yang PASTI aman sudah bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan mengkomsumsi OLIVETREE DIET TEA yaitu teh diet yang terbuat 100% dari bahan alami.
·        Cuci pakaian dalam dengan sabun ringan dan jangan gunakan pembalut/pewangi pakaian
·        Jaga kebersihan tubuh, hindari pembersih vagina yang mengandung parfum
·        Konsumsi Teh Putih sebagai penghilang virus maupun racun di dalam tubuh. Teh Putih Anti Karsinogenik, menolak zat nitrosoamine yang merupakan zat pembentuk karsinogen ( penyebab kanker ) dalam makanan dan dapat menghilangkan bakteri. Teh Putih memang golongan teh yang sangat langka.  Dan kini Teh Putih bisa di peroleh dengan mudah setelah PT.Victory Cosmetindo memproduksi OLIVETREE WHITE TEA.
·        Gunakan obat keputihan yang diberikan dokter secara teratur walaupun gejala sudah hilang karena kemungkinan infeksi masih terjadi
·        Ramuan tradisional yang paling umum digunakan untuk mengatasi keputihan adalah   dengan daun sirih. Kamu juga bisa membuat  ramuan untuk cuci atau rendam vagina.Caranya 10 lembar daun sirih yang segar tapi cukup tua warna hijau daunnya,dicampur  1 sendok makan serbuk delima putih. Campuran direbus dengan 400 cc air dalam panci terutup sampai mendidih,matikan apinya dan diamkan air rebusan sampai hangatnya cukup bisa diterima untuk mencuci vagina.,baik untuk cebok,berendam atau disemprotkan  kedalam vagina(Sebaiknya menggunakan alat seperti botol plastik dengan mulut yang panjang yang setiap pemakaian harus dibersihkan dengan air panas.
Demikian semoga informasi dari kami bermanfaat

About these ads

2 comments so far

  1. ekya14 on

    Dear jurnaltoddoppuli.wordpress.com

    Siang,

    Kami dari Humas Merdeka.com bermaksud menawarkan content yang sesuai dengan tipikal blog Anda yang bisa digunakan secara gratis. Content ini sangat mudah aplikasinya dan sangat membantu Anda dalam Reblogging.
    Jika Anda berminat, silahkan kunjungi http://content.merdeka.com/ dan dapatkan contentnya.

    Terima kasih atensinya, kami menunggu kabar baik dari Anda.

    Salam,

    Humas Merdeka.com
    Eka Retnaning Astuti

  2. CELANA KETAT | hiraning16 on

    [...] 8. Mengganggu kesuburan wanita dan gangguan jamur di sekitar organ Endometriosis (suatu gangguan yang sering mengakibatkan gangguan kesuburan pada wanita) diduga karena disebabkan kebiasaan seseorang yang selalu memakai pakaian ketat selama bertahun-tahun. Menggunakan pakaian ketat akan memicu sel-sel endometrium (selaput lendir rahim) untuk melarikan diri dari rongga rahim lalu berdiam di indung telur, sehingga kesehatan menjadi terganggu. Bila hal ini dibiarkan terus menerus, maka akan menimbulkan gangguan jamur di sekitar organ intim wanita. Bila sudah menimbulkan jamur, maka dapat dipastikan seorang wanita akan mengalami berbagai gangguan. Perlu diketahui bahwa jamur itu sangat suka suasana lembab. ia akan tumbuh subur. Jika menggunakan celana ketat jeans maka daerah lipatanya akan menjadi lembab apalagi jika dipakai seharian itulah salah satu yang menjadi munculnya keputihan [...]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 55 other followers

%d bloggers like this: