Percepatan Pembangunan Pedesaan Baru Sosialis.

Percepatan Pembangunan Pedesaan Baru Sosialis.

                                                                                   

                                                                                              Chen Xiwen.

 in:GELORA45@yahoogroups.com , Thursday, 29 December 2011, 21:45

Proposal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok untuk Penyusunan Rencana Lima Tahun Ke-XII Pembangunan Nasional Ekonomi dan Sosial (selanjutnya disingkat sebagai “Proposal”) menandakan industri pertanian yang merupakan sinkronisasi kemajuan industrialisasi dan urbanisasi sebagai tugas penting Repelita ke-XII. Ditekankan bahwa kita harus menjadikan pemecahan masalah yang berhubungan dengan pertanian, daerah pedesaan dan penduduk pedesaan sesuatu yang sangat penting, mengkoordinasikan perkembangan daerah perkotaan dan pedesaan sebagai suatu keseluruhan, melakukan politik pengembangan pertanian melalui industri, mendukung pedesaan melalui inisiatif kota dan meningkatkan investasi, mengurangi beban tanggungan dan mengendurkan kontrol, berusaha memperkuat pertanian dan keuntungan penduduk desa, memperkuat pondasi pembangunan pertanian dan pedesaan, meningkatkan taraf modernisasi pertanian, dan mengangkat taraf hidup penduduk desa demi menciptakan kampung halaman ideal bagi penduduk desa. Ini lebih jauh telah menjelaskan arah pokok dan tugas strategis dalam mendorong percepatan pembangunan pedesaan baru sosialis.

                                                                                                                    

                                                                                                                           I

 

Mengembangkan pertanian modern merupakan tugas terpenting dalam pembangunan pedesaan baru. Partai Komunis Tiongkok telah secara jelas memperkenalkan produksi yang maju, taraf hidup yang makmur, komunitas desa yang berperadaban, keadaan sekeliling desa yang bersih serta rapi, dan manajemen yang demokratis sebagai syarat umum bagi pembangunan pedesaan baru sosialis. Perkembangan mantap produksi pertanian tidak hanya merupakan pondasi bagi perkembangan pedesaan baru; lebih dari itu, ia merupakan elemen pokok pembangunan masyarakat cukup sejahtera di segala bidang dan realisasi modernisasi. Mengingat kenyataan bahwa kita sekarang tidak mungkin mengalami peningkatan apapun yang berarti dalam jumlah SDA pertanian yang tersedia bagi kita, jalan satu-satunya yang kita bisa lakukan untuk terus-menerus meningkatkan secara komprehensif kemampuan produksi, kemampuan menghadapi risiko dan persaingan pasar dari pertanian Tiongkok yalah menyusuri jalan modernisasi pertanian berkepribadian Tiongkok dan mempercepat transisi dari pertanian tradisional ke pertanian modern.

Pertama, menjamin keamanan pangan negeri harus dilihat sebagai target pertama kita. Meskipun adanya fakta bahwa hasil total padi-padian Tiongkok telah mencapai kenaikan selama 6 tahun berturut-turut sejak tahun 2004 dan mencapai ketinggian historis baru pada tahun 2009, problim ketidak-seimbangan dalam hal struktur hasil panèn dan struktur regional masih ada, dan bagian padi-padian per kapita saat ini lebih rendah daripada tingkat yang dicapai pada pertengan sampai akhir tahun 1990-an. Karena alasan inilah, “Proposal” telah secara jelas menyerukan pelaksanaan rencana meningkatkan kemampuan produksi padi-padian dengan 50 juta ton, yang akan menjamin kemampuan tahunan produksi padi-padian Tiongkok secara mantap melampaui 550 juta ton pada tahun 2020. Adalah penting perlunya kita meningkatkan investasi dalam produksi padi-padian dan meningkatkan efisiensi komparatif dari produksi padi-padian jika kita harus meningkatkan kemampuan produksi kita. Dalam hal ini, “Proposal” secara jelas minta supaya melakukan investasi dalam produksi padi-padian dan kompensasi terhadap region penting penghasil padi-padian. Menjamin keamanan pangan secara efektif di negeri kita yang berpenduduk lebih dari 1 milyar orang hanya mungkin jika seluruh negeri menaruh perhatian yang sangat besar terhadap arti penting produksi padi-padian.

Kedua, kita membutuhkan langkah yang kuat untuk melindungi tanah garapan dan mengembangkan tanah pertanian yang subur. Di Tiongkok, jumlah tanah garapan per kapita adalah kecil, kurang dari 0,1 ha, yang hanya sama dengan kira-kira 40% rata-rata dunia. Maka dari itu, adalah penting perlunya kita terus melaksanakan sistim perlindungan tanah pertanian yang sekeras-kerasnya dan menjaga agar supaya luas total tanah garapan tidak kurang dari 120 juta hektar pada tahun 2020. Sebagai tambahan secara keras menjaga kwantitas tanah garapan, kita juga berusaha meningkatkan kwalitasnya. “Proposal” secara jelas minta supaya kita mempercepat usaha konsolidasi dan reklamasi tanah dan berjuang untuk mengembangkan secara besar-besaran tanah pertanian yang memenuhi standar pertahanan tinggi terhadap kekeringan dan kebanjiran. Dengan meninjau kelemahan yang kelihatan pada saat ini, “Proposal” secara jelas menekankan bahwa fokus pembangunan infrastruktur desa harus diletakkan pada penampungan air. Atas dasar ini, usaha-usaha harus dilakukan untuk secara berarti meningkatkan investasi, memperbaiki mekanisme pembangunan dan pemeliharaan, mendorong perkuatan waduk-waduk ukuran kecil yang rusak, mempercepat renovasi fasilitas pendukung di daeran irigasi ukuran besar dan menengah, terjun dalam proyek-proyek penyediaan sumber air bagi pertolongan bahaya kekeringan, memperbaiki fasilitas penampungan air ukuran kecil dan mikro di daerah pedesaan demi memperkuat pembangunan penampungan air bagi pertanian di segala bidang.

Ketiga, kita perlu secara bersemangat mendorong inovasi ilmiah dan teknis dalam pertanian. Mengingat kenyataan bahwa peningkatan secara berarti dalam jumlah SDA yang tersedia bagi pertanian sekarang tidak mungkin, perkembangan pertanian yang akan datang akan bersandar kepada kemajuan ilmu dan teknologi dan peningkatan ketrampilan pekerja. Maka dari itu “Proposal” menunjukkan bahwa kita perlu mendorong maju inovasi ilmu dan teknologi dalam pertanian, menyempurnakan sistim perluasan teknologi pertanian publik, mengembangkan industri pembibitan yang modern dan memperluas langkah mekanisasi pertanian.

Keempat, kita perlu mempercepat perkembangan sistim industri modern bagi pertanian. Pertanian modern mewujudkan lebih dari hanya mencari pertumbuhan dalam hasil pertanian, ia juga termasuk perbaikan keragaman dan kwalitas produk-produk pertanian, juga perkuatan kemampuan pertanian untuk bertahan terhadap risiko dan mencapai perkembangan berkelanjutan. Maka dari itu kita perlu mempercepat pembangunan sistim industri modern dari pertanian. “Proposal” menekankan bahwa kita perlu mengembangkan pertanian dengan hasil panèn, kwalitas, serta efisiensi tinggi, yang ramah lingkungan dan terjamin, mendorong secara luas produksi perkebunan, peternakan dan perikanan, mempercepat pembangunan pertanian proteksi dan industri bagi pemrosesan dan distribusi produk pertanian, mendorong maju spesialisasi, standardisasi, perkembangan skala luas dan operasi intensif dalam produksi pertanian, menekankan pembangunan zona-zona demonstrasi bagi pertanian modern, mengembangkan pertanian hemat air, mendorong cara produksi yang bersih dan ramah lingkungan dan memperbaiki polusi non-point dalam pertanian.

 

II

 

Kemakmuran kehidupan pedesaan merupakan satu kunci yang menggambarkan pedesaan baru sosialis. Maka dari itu, pembangunan pedesaan baru dalam banyak hal adalah sebuah proses yang akan menyangkut usaha-usaha untuk mendorong peningkatan pendapatan desa secara berkelanjutan dan cepat. Pendapatan desa per kapita naik 8,3% per tahun selama 4 tahun pertama Repelita ke-XI, menjadikannya suatu periode tercepat pertumbuhan pendapatan desa dalam sejarah Tiongkok. Akan tetapi, mendorong kenaikan cepat pendapatan desa dan secara bertahap mempersempit perbedaan pendapatan antara kota dan desa akan terus merupakan sebuah tugas yang sangat berat dalam pembangunan pedesaan baru.

“Proposal” menetapkan perluasan kesempatan untuk meningkatkan penghasilan desa sebagai tugas penting. Secara jelas meminta supaya tenaga-tenaga trampil profesional dan kemampuan penduduk desa untuk mendapatkan penghasilan perlu ditingkatkan dan bahwa penghasilan penduduk desa perlu ditingkatkan lewat berbagai saluran. Pada saat ini, penghasilan berdasar keluarga dari pertanian merupakan bagian penting dari penghasilan dalam struktur pendapatan penduduk desa, rata-rata sekitar 50% dari pendapatan tahunan mereka. Maka dari itu, meningkatkan pendapatan penduduk desa dari pertanian masih merupakan target penting dari usaha-usaha untuk meningkatkan pendapatan desa. Kunci untuk melaksanakan tujuan ini terletak dalam mendorong penduduk desa untuk mengoptimalkan penggabungan antara peternakan dan panènan, dan meingkatkan efisiensi. Kemudian, jalan satu-satunya supaya kita bisa secara terus-menerus meningkatkan efisiensi pertanian dan meningkatkan pendapatan yang penduduk desa hasilkan dari bertani yalah dengan memperkuat pengasuhan baru penduduk desa yang terdidik baik, trampil dan mampu menjalankan bisnis, dan lalu mendorong mereka untuk terus mengoptimalkan struktur produksi sesuai dengan permintaan pasar dan secara tegas menjamin kwalitas dan keamanan produk. Pertanian adalah industri khusus yang menghadapi risiko dari dua hal, pasar dan alam. Oleh sebab itu, sebagai tambahan dari usaha penduduk desa sendiri, dukungan dan perlindungan pemerintah juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan kapasitas pertanian dalam bertahan menghadapi risiko. “Proposal” secara jelas menyerukan untuk menyempurnakan berbagai sistim pendukung dan pelindung seperti subsidi pertanian. Keduanya merupakan langkah penting untuk menstabilisasi pengadaan produk pertanian, dan juga langkah penting untuk mendorong maju peningkatan berkelanjutan dan mantap pendapatan desa lewat pembayaran transfer fiskal.

Dengan kemajuan terus-menerus industrialisasi dan urbanisasi dengan langkah cepat, proporsi penghasilan upah dalam struktur pendapatan penduduk desa telah meningkat secara mantap, merupakan 40% pada saat ini. “Proposal” meminta supaya kita mengembangkan industri non-pertanian di daerah pedesaan, mendukung ekonomi tingkat kabupaten, mendorong penduduk desa memulai pekerjaan non-pertanian, dan meningkatkan proporsi penghasilan upah di kalangan penduduk desa. Di satu pihak, kita perlu secara rasional menyesuaikan penyusunan ekonomi kita, meningkatkan lapangan kerja non-pertanian di kota-kota kecil dan kota-kota sedang di tingkat kabupaten, dan mendorong penduduk desa memulai pekerjaan non-pertanian di daerah-daerah sekeliling sesuai dengan usul untuk mengkoordinasikan perkembangan kota kecil distrik dengan kota ukuran besar, sedang dan kecil. Di lain pihak, kita perlu menyalurkan surplus tenaga kerja desa ke kota-kota secara teratur, menyediakan kesempatan yang lebih besar bagi penduduk desa untuk memulai kerja, dan memperluas usaha lewat mana mereka bisa meningkatkan pendapatan. “Proposal” menekankan bahwa kita perlu memberi penekanan untuk melindungi hak dan kepentingan buruh migran desa melalui langkah-langkah institusional, dan mendorong maju asimilasi buruh migran desa yang memenuhi syarat sebagai penduduk tetap kota sebagai tugas penting dalam mendorong maju urbanisasi. Dengan penurunan secara bertahap jumlah penduduk desa, para pekerja yang masih tinggal di pedesaan akan berada dalam posisi ideal untuk memperluas secara berangsur-angsur skala operasi pertanian, meningkatkan efisiensi dan memperoleh tingkat yang lebih tinggi pendapatan dari pertanian.

 

 III

 

Jurang pemisah yang ada antara daerah perkotaan dan pedesaan lebih mencolok dalam kwalitas infrastruktur dan ukuran layanan publik. Maka dari itu, memperkuat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan ukuran layanan publik di daerah pedesaan tidak hanya merupakan langkah penting untuk secara berangsur-angsur mempersempit jurang antara kota dan desa, tetapi juga merupakan langkah kunci dalam mendorong maju pembangunan pedesaan baru.

“Proposal” menuntut supaya kita menyusun sebuah rencana menyeluruh dan sehat tentang pedesaan baru sosialis dan menyempurnakan syarat kerja dan kehidupan di daerah pedesaan pada tingkat yang lebih cepat sesuai dengan tuntutan umum untuk mengintegrasikan perkembangan ekonomi dan sosial di daerah perkotaan  dan pedesaan. Perencanaan pertama-tama harus untuk perkembangan pedesaan baru. Kita harus berusaha menyusun mekanisme langkah jangka panjang bagi mendorong maju pertanian melalui industri dan pembangunan pedesaan dengan bantuan daerah kota, dan dengan demikian menyalurkan dana, teknologi dan personil kota ke daerah pedesaan. “Proposal” menekankan bahwa kita harus mendorong renovasi jaringan tenaga listrik pedesaan, mengintensifkan pembangunan fasilitas air minum yang sehat, jalan desa dan proyek pembangkit méthane, dan terus merenovasi bangunan-bangunan yang rusak di daerah pedesaan. Disamping memperbaiki secara berarti syarat kerja dan syarat hidup di daerah pedesaan dan melaksanakan pembangunan infrastruktur yang diperlukan bagi pembangunan pedesaan baru, inisiatif ini akan bisa mendorong secara langsung permintaan investasi di daerah pedesaan, mendorong maju pertumbuhan cepat permintaan konsumen di pedesaan dan memainkan peranan penting dalam meningkatkan permintaan domestik.

Kekurangan layanan publik di daerah pedesaan merupakan kelemahan penting yang menghambat perkembangan pedesaan di Tiongkok pada saat ini. Ini adalah halangan penting yang harus dipecahkan jika kita ingin mencapai tujuan melaksanakan layanan publik yang setingkat dengan dasar umum. Sejak pergantian abad, pemerintah telah menginvestasikan sejumlah besar uang dalam usaha untuk mempercepat pembentukan sistim layanan publik di daerah pedesaan, dan sudah siap membentuk sebuah kerangka kerja struktural yang didukung oleh keuangan publik di bidang-bidang seperti budaya, pendidikan, pengobatan dan jaminan keamanan sosial pedesaan. Tugas-tugas penting dari Repelita ke-XII dan repelita kemudian yalah lebih lanjut menyempurnakan sistim ini, meningkatkan taraf jaminan keamanan sosial dan secara berangsur-angsur melaksanakan layanan publik di kota dan desa dengan tingkat yang sama.

Dalam soal budaya, dengan usaha yang bertahun-tahun, banyak kemajuan telah dicapai dalam proyek pemutaran film di pedesaan dan pembukaan perpustakaan desa. Siaran radio dan tv sekarang mampu masing-masing mencapai 96,31% dan 97,23% penduduk desa. Dengan memusatkan kepada komunitas desa dan daerah Tengah dan Barat, “Proposal” menganjurkan supaya kita terus melaksanakan inisiatif budaya yang menguntungkan penduduk desa dan secara pokok menyelesaikan formasi sistim layanan budaya publik.

Dalam soal pendidikan, pemerintah telah membuat usaha-usaha keras untuk memperbaiki pembentukan sistim jaminan keuangan bagi pendidikan wajib di pedesaan, dan telah secara sukses melaksanakan, untuk pertama kali, sistim yang dijuluki “dua dibebaskan dan satu bantuan uang” di pedesaan. Sistim ini meliputi pembebasan biaya sekolah, biaya tètèk-bengèk dan biaya buku pelajaran bagi siswa desa dan jaminan bantuan kehidupan kepada siswa yang tinggal di asrama yang berasal dari keluarga miskin desa. Sebagai tambahan, sekarang disediakan pendidikan kejuruan lanjutan gratis bagi siswa-siswa yang mengambil jurusan yang berhubungan dengan pertanian dan bagi siswa-siswa dari keluarga miskin desa. “Proposal” minta supaya kita memperbaiki kwalitas pendidikan wajib dan menyeimbangkan tingkat perkembangan di pedesaan, membuat kemajuan lebih lanjut dalam menyediakan pendidikan kejuruan lanjutan gratis di pedesaan, sacara rasional menyediakan sumber daya pendidikan dan lebih cepat mengurangi ketidak-sesuaian dalam pendidikan dengan pemberian prioritas terhadap daerah pedesaan, perbatasan dan daerah miskin, serta daerah etnis minoritas.

Dalam soal pengobatan dan kesehatan, pemerintah telah mendorong secara keras pembentukan sistim pengobatan koperatif desa tipe baru. Pada dewasa ini, 833 juta rakyat telah dicakup oleh sistim ini, merupakan hampir seluruh penduduk desa. “Proposal” minta supaya kita mengintensifkan pembangunan jaringan layanan pengobatan dan kesehatan desa di tingkat distrik, kecamatan dan desa, dan mengutamakan distribusi sumber daya pengobatan dan kesehatan yang baru ditambahkan, kepada daerah pedesaan dan komunitas kota.

Dalam hal jaminan keamanan sosial, negara telah mendirikan sistim bantuan kehidupan yang mencakup daerah pedesaan di seluruh negeri. Pada dewasa ini, 50 juta penduduk miskin desa didukung oleh sistim ini. Mulai tahun 2009, negara melancarkan percobaan-percobaan baru sistim jaminan keamanan sosial bagi orang tua di daerah pedesaan yang ditetapkan. “Proposal” menekankan bahwa kita perlu menyempurnakan sistim jaminan keamanan sosial di daerah pedesaan, secara berangsur-angsur meningkatkan ukuran keamanan sosial, secara efektif menghubungkan biaya sistim bantuan kehidupan dengan politik pengentasan kemiskinan melalui perkembangan, dan mencapai cakupan menyeluruh sistim asuransi baru orang tua di daerah pedesaan.

 

  IV

 

Pendalaman reformasi dan perbaikan sistim dan mekanisme akan menyediakan dorongan penyempurnaan bagi promosi perkembangan desa dan percepatan pembangunan pedesaan baru. “Proposal” telah menguraikan tugas-tugas penting dalam hubungan dengan pendalaman reformasi pedesaan dan penyempurnaan sistim dan mekanisme dalam periode Repelita ke-XII.

Pertama, kita perlu menjalankan dan menyempurnakan sistim operasi dasar desa. Elemen inti dari sistim operasi dasar desa adalah kontrak penggunaan tanah pedesaan. “Proposal” minta agar supaya kita mempertahankan sistim yang ada bagi kontrak penggunaan tanah desa atas dasar jangka panjang. Untuk alasan ini, kita perlu mempercepat usaha untuk menegaskan, mencatatkan, dan mengeluarkan sertifikat bagi kepemilikan tanah kolektif dan hak guna tanah yang dikontrak oleh keluarga-keluarga, dengan demikian menyediakan kepada penduduk desa hak-hak kontrak yang lebih komprehensif dan terjamin. “Proposal” juga menekankan bahwa kita perlu menyempurnakan pasar untuk sirkulasi hak guna tanah yang dikontrak atas dasar layanan yang disempurnakan dan sesuai dengan prinsip hak melakukan tranfer secara legal, suka-rela dan adanya kompensasi. Kemudian, kami akan mengembangkan berbagai bentuk operasi dengan skala yang memadai, mendukung perkembangan koperasi spesialisasi tani dan perusahaan pertanian yang terindustrialisasi yang penting di bidang pertanian, mempercepat penyempurnaan sistim, yang di bawah sistim ini berbagai sektor masyarakat menyediakan layanan bagi pertanian, dan meningkatkan taraf organisasi dalam manajemen pertanian. Sementara melaksanakan prinsip kontrak tanah berdasar keluarga, kita perlu secara bersemangat mendorong inovasi sistim dan mekanisme dalam operasi pertanian. Kedua pendekatn ini melengkapi satu sama lain dalam melaksanakan dan memperbaiki sistim operasi dasar desa.

Kedua, kita perlu mempercepat perkembangan pasar dari faktor-faktor produksi di daerah pedesaan. “Proposal” memperkenalkan bahwa kita perlu meningkatkan taraf persamaan dalam pertukaran faktor-faktor produksi antara daerah perkotaan dan pedesaan, dan mengarahkan pemasukan dari kenaikan nilai tanah dan tabungan desa yang pokok ke pertanian dan daerah pedesaan. Ini menyerukan untuk reformasi lebih dalam dari sistim pertanahan dan sistim keuangan di daerah pedesaan. Sesuai dengan “Proposal”, di satu pihak kita harus mendorong maju reformasi sistim pembebasan tanah sesuai dengan usul untuk melindungi tanah dan menjaga hak dan kepentingan penduduk desa untuk menyeimbangkan alokasi nilai ekstra yang dihasilkan setelah pembebasan tanah pertanian oleh pemerintah untuk tujuan konstruksi, dan dengan demikian membolehkan penduduk desa menikmati hasil industrialisasi dan urbanisasi seluas mungkin. Di lain pihak, kita perlu untuk secara aktif dan mantap mengkonsolidasi tanah pedesaan, menyempurnakan mekanisme bagi sirkulasi tanah bangunan komersial kolektif dan menyempurnakan mekanisme bagi manajemen tanah yang digunakan untuk perumahan pribadi dalam usaha untuk menemukan keseimbangan antara perolehan dan kompensasi tanah garapan dalam proses industrialisasi dan urbanisasi. Secara keras mengurus tanah desa yang digunakan untuk perumahan pribadi dan menjaga hak-hak usufructuary yang dinikmati oleh penduduk desa atas tanah perumahan sesuai dengan UU. Dalam pada itu, kita perlu menggali pembentukan sistim bagi publik dan transfer yang dibakukan bagi tanah bangunan komersial kolektif yang diperoleh secara legal melalui pasar tanah yang disatukan dan nyata sehingga memungkinkan kenaikan nilai dari kekayaan kolektif yang tidak dimaanfaatkan. Dalam soal keuangan desa, “Proposal” mengajukan supaya kita memperdalam reformasi koperasi kredit desa, mendorong pembentukan bank-bank komunitas di tingkat distrik di daerah-daerah di mana syarat memungkinkan, mengembangkan organisasi keuangan kecil dan mikro di daerah pedesaan, menyempurnakan sistim asuransi pertanian dan menyempurnakan layanan keuangan di daerah pedesaan.

Ketiga, kita perlu secara aktif mendorong reformasi di berbagai aspek yang berhubungan dengan pedesaan. “Proposal” menunjukkan bahwa kita perlu memperdalam reformasi secara komprehensif di daerah pedesaan, mendorong reformasi masa jabatan di hutan-hutan kolektif dan negara, dan menyempurnakan sistim kontrak padang-padang rumput. Setelah usaha yang bertahun-tahun, kita telah membuat kemajuan yang berarti dalam reformasi secara komprehensif di daerah pedesaan. Reformasi ini pertama-tama dipusatkan pada reformasi struktur administrasi di kota-kota kecil dan daerah-daerah perkotaan kecil. Meskipun demikian, masih ada sejumlah tantangan di depan kita. Tambahan pula, mendalamnya reformasi di pedesaan juga telah membuat timbulnya problim-problim baru, seperti masalah pemberesan utang desa dari pendidikan wajib, pembentukan mekanisme untuk menjamin dana operasional di tingkat desa dan sistim menghadiahi dan mengganti program kesejahteraan sosial dan dana-dana fiskal di tingkat desa. Hal ini menunjukkan bahwa reformasi pedesaan secara komprehensif masih jauh dari selesai. Atas dasar percobaan mendalam di tempat-tempat yang dipilih, pemerintah pusat telah menyerukan untuk melakukan reformasi komprehensif tentang sistim pengaturan masa jabatan di hutan-hutan kolektif. Dengan wilayah total tanah kehutanan kolektif di pedesaan Tiongkok sekitar 167 juta hektar, bisa dikatakan bahwa reformasi masa jabatan di hutan-hutan kolektif merupakan sesuatu yang pentingnya setaraf dengan kontrak tanah garapan kepada keluarga pada hari-hari permulaan dilancarkannya reformasi. Kepastian penentuan keluarga terhadap masa jabatan di hutan-hutan kolektif telah membawa perubahan cepat dalam kehutanan kolektif dan kenaikan yang berarti dalam pemasukan penduduk desa dari industri kehutanan. Pada saat ini, pengurusan bagi 130 juta hektar tanah kehutanan kolektif telah diserahkan kepada keluarga-keluarga di seluruh negeri. Kita perlu menyempurnakan usaha kita dan secara pokok memenuhi tugas mereformasi sistim yang mengatur pengurusan di hutan-hutan kolektif pada akhir tahun 2011  seperti yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Tambahan pula, kita memulai reformasi hutan-hutan milik negara, mendukung pembangunan infrastruktur di hutan-hutan milik negara, dan mempercepat percobaan reformasi padang rumput dan melengkapinya dengan langkah-langkah efektif yang lain sehingga bisa menjaga dan murture pemeliharaan ekosistim padang rumput, sekaligus mendorong perkembangan industri peternakan, kemakmuran daerah padang rumput dan kemakmuran peternak.

 

S e l e s a i.

(Dialih-bahasakan dari Qiushi, edisi bhs. Inggris, 1 April 2011)

 

About these ads

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 56 other followers

%d bloggers like this: