Indonesia Masih Terjebak Impor Beras

http://www.sinarharapan.co.id/content/read/indonesia-masih-terjebak-impor-beras/

26.07.2011 12:31

Indonesia Masih Terjebak Impor

Beras

(foto:dok/ist)

JAKARTA – Program Keluarga Berencana dan diversifisikasi pangan merupakan faktor penentu upaya bersama dalam mencapai swasembada pangan 2014.

Hal itu dikatakan  Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Suryo Bambang Sulisto, saat Rapat Koordinasi Pangan “Sinkronisasi dan Koordinasi Debottlenecking, Kebijakan Ketahanan dan Keamanan Pangan” di Jakarta, Selasa (26/7) pagi ini.

“Indonesia merupakan konsumen dan pengimpor beras terbesar. Sebab itu, tantangan penyediaan pangan pun semakin besar,” katanya. Sayangnya, kata dia, saat ini Indonesia masih terjebak dalam upaya penambahan lahan, peningkatan produktivitas pangan, dan impor beras saja. Padahal, pengendalian jumlah penduduk dan diversifikasi pangan merupakan faktor signifikan.

“Seperti salah satu contoh pembukaan lahan pertanian, biasanya saat pelaksanaan terbentur dengan masalah pembukaan kawasan hutan,” katanya. Menanggapi pernyataan Suryo Bambang Sulisto perihal masyarakat Indonesia sebagai negara konsumen terbesar di dunia, Menteri Pertanian (Mentan) Suswono membenarkan hal tersebut. Menurut dia, rata-rata konsumsi beras dunia per kapita hanya 60 kilogram, sementara Indonesia mencapai 139 kilogram per kapita.

Bahkan, kata dia, data di Badan Pusat Statistik menyebutkan, ketika pendapatan per kapita masyarakat miskin naik, konsumsi beras juga naik. Menurut Suswono, kesadaran masyarakat untuk mengganti beras dengan protein masih kurang. Sebab itu, upaya pengurangan konsumsi beras tidak mudah dilakukan.

“Diversifikasi pangan memang sulit. Tapi kami akan terus sosialisasikan dan mendukung jenis-jenis pangan lainnya. Contoh seperti saat ini, meski produksi beras diperkirakan 37 juta ton, angka konsumsi 33 juta ton. Surplus 4 juta ton tentu tidak cukup, kita harus tingkatkan menjadi 10 juta ton untuk swasembada,” katanya.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, saat ini ketidakpastian mengancam ketahanan pangan dunia. Kecenderungan penduduk dunia juga turut membantu volatilitas harga terkait dengan ketersedian pangan.  “Untuk itu ketersediaan pangan dalam negeri dan swasembada harus kita capai. Kita tidak boleh bergantung pada impor,” katanya.

Mengenai impor, Hatta menegaskan bahwa dengan impor beras bukan berarti Indonesia gagal mencapai swasembada. Itu dilakukan untuk menjaga cadangan, mengingat jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai 237 juta orang.

Cuaca Buruk

Jumlah produksi beras di Kabupaten Merauke, Papua yang ditanam di lahan sebesar 18.000 hektare (ha) mengalami penurunan akibat gangguan cuaca buruk pada 2011. Kepala Bulog Divre Papua, Ahmad Kastela, mengakui tahun ini pihaknya hanya membeli beras sebanyak 15.000 ton dari tahun sebelumnya yang mencapai 23.000 ton.

“Pada 2010 bulan Juni-Juli itu sudah mendapat sekitar 10.000 sampai 11.000, tetapi tahun ini hanya 7.800 mendekati angka 8.000 ton saja,”katanya kepada SH.
Dalam hal ini tentu saja terjadi penurunan.

Namun ia beranggapan bahwa itu bukan karena produksi juga menurun, tetapi karena ada kendala musim yang kemarin atau biasa disebut anomali cuaca, seperti hujan terus-menerus di Merauke. Selain itu juga beberapa hektare tanaman padi terkena hama.

Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi menduga fenomena ini terjadi karena pangan tidak bisa lagi dikategorikan sebagai komoditas. Sebaliknya, masyarakat mulai saat ini harus memperlakukan pangan sebagai produk yang sudah terdiferensiasi satu sama lain.

Misalnya, kata Bayu, saat ini beras tidak dapat dikategorikan sebagai beras semata dan menganggap semuanya berkualitas sama. Pemerintah, lanjut dia, harus menghitung serta memetakan secara keseluruhan berapa permintaan beras untuk kualitas premium, medium, atau beras kualitas tiga. (CR-14/Odeodata H)

About these ads

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 55 other followers

%d bloggers like this: