Serikat Pekerja dan PTFI Sepakat

http://www.cenderawasihpos.com/index.php?mib=berita.detail&id=2185
 
Selasa, 12 Juli 2011 , 17:05:00
 

 

Executive Vice President & CAO PTFI Sinta Sirait (kiri) dan Ketua PUK SP KEP SPSI PTFI Sudiro berjabat tangan seusai menandatangani surat kesepakatan bersama di DPRD Mimika, Senin (11/7) malam. Foto: Mujiono/Radar Timika
 Mulai Hari ini Karyawan Kembali Bekerja

TIMIKA – Setelah melalui perundingan yang panjang, Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan Pengurus Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja – Kimia, Energi & Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia PT Freeport Indonesia (PUK FSP KEP SPSI PTFI) akhirnya mencapai kata sepakat. 
 Kesepakatan itu tercapai dalam pertemuan yang difasilitasi DPRD dan Pemda Mimika di Ruang Sidang Dewan, Jalan Cenderawasih, Timika, Senin (11/7) siang hingga sekitar pukul 21.45 WIT tadi malam. Pertemuan ini juga sempat diskors beberapa kali.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Director, EVP & CAO PTFI Sinta Sirait dan Ketua PUK FSP KEP SPSI PTFI, Sudiro, dan juga ditandatangani sejumlah saksi.
 Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIT, dipimpin Ketua DPRD Mimika Trifena M Tinal, BSc, didampingi Wakil Ketua I DPRD Mimika, Pieter Yan Magal, Wakil Ketua II DPRD Mimika, Karel Gwijangge dan Asisten II Setda Mimika Dra Hj Nur Ananta S Maria, MSi, mewakili Bupati Mimika.
Dari Manajemen PTFI hadir di antaranya Director, EVP & CAO PTFI Sinta Sirait, Jhon Rumainum dan beberapa staf lain. Sedangkan dari PUK FSP KEP SPSI PTFI di antaranya hadir Ketua Sudiro, Ketua Bidang Organisasi Virgo Solossa dan beberapa pengurus lainnya.
 Sesuai permintaan pada pertemuan sebelumnya di DPRD Mimika, Jumat (8/7) lalu, PUK FSP KEP SPSI PTFI hanya mau berunding untuk mencapai kesepakatan apabila dari pihak Manajemen PTFI yang hadir berunding adalah pengambil keputusan. Akhirnya hadir Director, EVP & CAO PTFI Sinta Sirait, yang ditunjuk Presiden Direktur dan CEO PTFI, Armando Mahler mewakili Manajemen PTFI. Hal itu diperkuat dengan adanya surat resmi dari Presdir dan CEO PTFI Armando Mahler yang menyatakan hal tersebut, serta mengakui PUK FSP KEP SPSI PTFI pimpinan Sudiro adalah sah.
Setelah melalui perundingan yang alot, akhirnya dicapai beberapa point kesepakatan. Ada sejumlah kesepakatan yang dibacakan Ketua DPRD Mimika, Trifena M Tinal; PT Freeport Indonesia dan PUK SP KEP SPSI PT Freeport Indonesia menerima isi anjuran dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Mimika nomor 565/21/Anj/VII/2011 tanggal 7 Juli 2011.
Manajemen PTFI tidak mengambil tindakan indisipliner terhadap pekerja yang mogok selama aksi demo, juga kepada pekerja yang membantu mobilisasi karyawan dari Tembagapura ke Timika.
Selama aksi mogok, karyawan dibayar menurut jam kerja regular dan PT Freeport Indonesia akan menghimbau perusahaan kontraktor dan privatisasinya untuk melakukan hal yang sama.
Agar PUK SP KEP SPSI PTFI mencabut surat nomor 011/HIM/PUK/SP-KEP-SPSI/PT.FI/ VII/2011 tanggal 7 Juli 2011 perihal surat pemberitahuan perpanjangan mogok kerja.
 Bahwa terhitung sejak tanggal 12 Juli 2011, seluruh pekerja yang melakukan mogok kerja, kembali bekerja dan pengurus PUK SP KEP SPSI PTFI melakukan tugas dan fungsinya mempersiapkan Perundingan Kerja Bersama (PKB).
 Bahwa selambat-lambatnya sepuluh hari kerja, terhitung sejak kesepakatan ini dibuat, PT Freeport Indonesia dan PUK SP KEP SPSI PTFI segera melakukan perundingan PKB XVII tahun 2011-2013.
 Sedangkan mengenai hal-hal yang menyangkut masalah teknis dan bersifat intern, akan dibicarakan oleh pihak Manajemen bersama PUK SP KEP SPSI PTFI dalam perundingan lebih lanjut melalui Kesepakatan Kerja Bersama(KKB)
Pada akhirnya, forum sepakat menandatangani Surat Pernyataan Bersama yang dihasilkan dalam rapat. Surat tersebut ditandatangani perwakilan Managemen PTFI dan PUK SP KEP SPSI PTFI, sedangkan eksekutif, Muspida Mimika bertindak sebagai saksi.
Disepakati pula Presiden Direktur dan CEO PTFI, Armando Mahler akan ikut menandatangani Surat Pernyataan tersebut pada Selasa 12 Juli di Tembagapura. Penandatanganan surat itu juga akan disaksikan pihak terkait lainnya.
 Setelah Presiden Direktur dan CEO PTFI, Armando Mahler menandatangani surat pernyataan itu, Ketua PUK SP KEP SPSI PTFI, Sudiro dan pengurus lainnya, akan kembali ke Timika untuk mobilisasi karyawan kembali bekerja di Tembagapura.
Disepakati pula untuk tuntutan kenaikan gaji dan lain-lain, akan dibicarakan dalam Perundingan Kerja Bersama (PKB) bulan Oktober  2011 mendatang.
 Dalam pertemuan kemarin SPSI PTFI juga meminta Presiden Direktur dan CEO PTFI, Armando Mahler dan Director, EVP & CAO PTFI Sinta Sirait, masuk dalam Tim 9 yang akan dibentuk. SPSI PTFI juga meminta Manajemen PTFI memfasilitasi pertemuan dengan Presiden Direktur Freeport AS, McMoran James Moffat, jika memang kesepakatan yang disetujui, tidak dilaksanakan.
Sementara Ketua DPRD Mimika, Trifena M Tinal kepada wartawan seusai pertemuan tadi malam menerangkan, ini merupakan rapat yang panjang, dimulai Jumat (8/7) lalu sampai Senin (11/7) kemarin.
“Di mana Jumat kemarin tidak menghasilkan apa-apa dan masih menggantung, karena Manajemen PTFI, belum ada. Tetapi hari Senin (11/7) ini, Manajemen TFI (ada) dan sudah ada yang disepakati. Kehadiran (Director, EVP & CAO PTFI) Sinta Sirait mewakili Manajemen sangat menolong, karena bisa memberikan keputusan,” paparnya.
Lanjut Trifena, dengan demikian maka mulai hari ini (12/7), karyawan sudah mulai naik ke Tembagapura. Di mana mobilisasi karyawan akan diatur Manajemen PTFI dan SPSI dalam dua atau tiga hari kedepan,
 Trifena juga menyatakan DPRD Mimika akan terus memantau pelaksanaan kesepakatan yang telah dicapai dan ditandatangani kedua belah pihak dan saksi. “DPRD juga akan meninjau langsung di lapangan seperti apa perkembangan para karyawan pasca kejadian ini,” katanya.
Trifena mengatakan pihaknya mengaku cukup puas, bahwa melalui pembahasan yang berkepanjangan, akhirnya semua dapat terselesaikan dengan baik. “Setidaknya ribuan karyawan yang adalah masyarakat Mimika, kembali bekerja seperti biasa,” ujarnya.
 Di tempat yang sama, Ketua PUK SP KEP PTFI, Sudiro selesai pertemuan mengatakan, hasil kesepakatan ini akan berlanjut kepada perundingan. PUK SP KEP SPSI PTFI akan membicarakan kelima hasil kesepakatan itu dengan Pimpinan PTFI Armando Mahler. Atas hasil yang sudah disepakati tersebut, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pemda dan DPRD Mimika yang telah memfasilitasi pertemuan selama ini. (jet/upg)

GRAFIS
Hasil Kesepakatan Serikat Pekerja dan PTFI


1.    PT Freeport Indonesia dan PUK SP KEP SPSI PT Freeport Indonesia menerima isi anjuran dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Mimika nomor 565/21/Anj/VII/2011 tanggal 7 Juli 2011.
2.    Manajemen PTFI tidak mengambil tindakan indisipliner terhadap pekerja yang mogok selama aksi demo, juga kepada pekerja yang membantu mobilisasi karyawan dari Tembagapura ke Timika.
3.    Agar PUK SP KEP SPSI PTFI mencabut surat nomor 011/HIM/PUK/SP-KEP-SPSI/PT.FI/ VII/2011 tanggal 7 Juli 2011 perihal surat pemberitahuan perpanjangan mogok kerja.
4.    Bahwa terhitung sejak tanggal 12 Juli 2011, seluruh pekerja yang melakukan mogok kerja, kembali bekerja dan pengurus PUK SP KEP SPSI PTFI melakukan tugas dan fungsinya mempersiapkan Perundingan Kerja Bersama (PKB).
5.    Bahwa selambat-lambatnya sepuluh hari kerja, terhitung sejak kesepakatan ini dibuat, PT Freeport Indonesia dan PUK SP KEP SPSI PTFI segera melakukan Perundingan Kerja Bersama (PKB) XVII tahun 2011-2013
.
__._,_.___
About these ads

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 55 other followers

%d bloggers like this: