Pendidikan di Indonesia Masih Tertinggal

 

 

Refleksi : Tidak apa-apa kalau tertinggal dalam pendidikan duniawi, yang terpenting ialah pendidikan ilmu untuk dunia seberang di hari kemudian. Kalau tertinggal dalam pendidikan duniawi bukan maslah repot karena masih banyak yang membutuhkan TKI, cukup tahu baca sedikit saja dan bisa mendatangkan keuntungan  besar kepada kaum berkuasa baik duniawi maupun surgawi dan elit yang berkerumun di sekitar panggung kekuasaan negara.:-))
http://www.suarapembaruan.com/nasional/pendidikan-di-indonesia-masih-tertinggal/4939
[MEDAN] Pendidikan di Indonesia masih jauh tertinggal dengan negara Malaysia dan Singapura. Ini disebabkan karena biaya pendidikan masih terlalu tinggi. Apalagi, kebijakan dari orientasi pemerintah dalam hal pendidikan masih terfokus pada program belajar sembilan tahun.

“Jumlah orang yang mendapatkan gelar doktor di tanah air ini lebih banyak dari negara lain. Ini dapat dilihat dari perbandingkan jumlah penduduk Malaysia dan Singapura. Namun orang yang mengenyam pendidikan doktor di tanah air ini masih di bawah 20 persen,” ujar Rektor Universitas Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Nommensen, Jongkers Tampubolon kepada SP di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (25/3).

Jongkers mengatakan, pendidikan di Indonesia jauh tertinggal dengan Malaysia karena faktor ekonomi masyarakat yang belum memadai. Selain itu, pemerintah belum memfokuskan program pendidikan murah dan berkualitas. Pemerintah belum memberikan bantuan gratis buat peserta pendidik. Saat ini, pemerintah hanya melakukan beasiswa buat mahasiswa untuk tingkat Starata 1.

“Malaysia maupun Singapura sudah menyediakan anggaran untuk keperluan riset. Sementara di negara kita, pemerintah masih terfokus untuk program yang tertinggal. Dukungan buat ilmuwan sangat kurang dan tidak sebanding dengan negara lain. Negara lain sangat menyokong buat ilmuwan,” katanya.

Menurutnya, pendidikan di Malaysia dan Singapura lebih berkualitas karena pemerintah di sana memberikan prioritas pendidikan yang murah. Ini yang membuat kalangan masyarakat di sana mampu untuk membiayai dirinya sendiri untuk masuk perguruan tinggi. [155

About these ads

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 58 other followers

%d bloggers like this: