Merebaknya New Age Movement (di Indonesia)

oleh Julia Maria van Tiel Doktor Antropologi Kesehatan, menetap di Belanda

Belakangan, buku bernapaskan New Age Movement (Gerakan Zaman Baru atau GZB) banyak bertebaran di toko buku di Indonesia. Harganya terjangkau. Tak jarang dibumbui kata “best seller”. Judulnya menggiurkan. Sebut saja, Super Cerdas dengan Aktivasi Otak Tengah; Dahsyatnya Otak Tengah;  The Power of Blessing; Unlimited the Potency of the Brain; Spiritual Company; atau Revolusi IQ/EQ/SQ. Yang luar biasa banyak jumlahnya, buku-buku hypnoparenting dan hypnotherapy.

Aneka pelatihan terkait GZB juga marak digelar. Contohnya pelatihan body-mind-soul for succses, forgiveness teraphy, dan self healing. Lalu, ada pelatihan motivasi Neurolinguistic Programing (NLP) dengan teknik hypnose yang sedang populer.

Buku asing yang diterjemahkan juga gampang ditemui. Di antaranya, The Secretdari Rhonda Byrne, buku Sai Baba, Fritjof Capra, Danah Zohar, dan Stephen Covey. Mereka adalah tokoh GZB kaliber dunia.

Kini, telah beredar The Third Jesus karangan terbaru Depaak Chopra. Di Belanda, buku GZB tempatnya di rak buku esoteri atau spiritualitas. Buku terjemahan dari bahasa Inggris ke bahasa Belanda, di bagian bawah buku selalu ditulis dengan huruf besar: New Age. Pembaca tidak akan keliru menyangka bahwa itu buku pendidikan, bisnis, agama, kesehatan, kedokteran, ataupun buku psikologi.

Sebaliknya, di Tanah Air, kondisinya mengkhawatirkan. Di toko buku yang ada rak: psikologi, kesehatan, ekonomi, dan agama, bercampur dengan buku GZB. Para pembaca tak mengerti di belakang itu semua ada sebuah gerakan spiritual GZB yang mempunyai cita-cita New World Order di bawah kepemimpinan New Age Movement.

Penulisnya pun tak sungkan mengaku ilmiah, penemuan baru, modern, dan fenomenal. Apalagi, pemaparannya menggunakan teori-teori psikologi, neuroscience, fisika modern, bahkan menggunakan penjelasan ayat Alquran, hadis Nabi, maupun penjelasan surat dari kitab Injil.

Banyak buku GZB ini sinkretik dengan agama, misalnya dengan agama Islam. Contohnya, buku spiritual yang mengulas keberadaan God Spot pada diri manusiam tetapi juga membahas Rukun Iman dan Rukun Islam. Padahal, God Spot merupakan ciri kepercayaan GZB.

Ilmu kedokteran yang sedang populer menjadi pemoles GZB adalah neuroscience.Konsep ini memaparkan anatomi dan cara kerja otak. Misalnya, penggunaan neurofeedback (atau metode turunannya) yang diinformasikan bisa memberikan efek positif yang dahsyat. Klaimnya, meningkatkan konsentrasi, menyeimbangkan hormon, dan meningkatkan kecerdasan, tetapi tidak akan kita temui dalam ilmiah.

Ada pula yang membahas soal gelombang otak yang bisa ditingkatkan kehebatannya. Orang dijanjikan dapat memiliki kemampuan membaca di balik tembok, mengobati orang, atau membaca buku tanpa melihat, tetapi cukup dengan menyentuhnya saja.

Selain ramai dengan penjelasan neuroscience,/ ada pula gembar-gembor tentang energi dahsyat dari gelombang otak. Teori fisika kuantum yang sebenarnya pseudo-ilmiah menjadi landasannya. Coba saja telusuri Skeptic Dictionary dengan kata kunci quantum physic. Berbagai penyalahgunaan ilmu dan pseudo-ilmiah yang banyak digunakan oleh GZB ada di sana. Fisika kuantum tidak dapat digunakan untuk menjelaskan energi spiritual. Sebab, energi spiritual tidak dapat diukur dan dirancang penelitiannya dengan matematika.

GZB adalah gerakan spiritual atau agama baru yang awalnya berkembang di Inggris. Dan, Amerika Serikat menjadi negara berikutnya yang paling dulu terjamah oleh GZB. Dari situ, ia menyebar ke segala belahan dunia.

GZB lahir dari gerakan subkultur masyarakat Inggris pada sekitar 1960-an. Penggeraknya menentang kemapanan dan berhimpun menjadi kelompok Flower Power atau Flower Generation. Adanya kekosongan agama-terutama kekristenan yang sudah dipisahkan dengan sistem politik dan pendidikan di sekolah-menjadikan kelompok ini mencari-cari sesuatu yang baru.

Generasi The Beatles adalah salah satu penyebar gerakan ini dengan lagunya yang sangat terkenal, “Imagine”. GZB tidak mengenal Tuhan yang personal (di luar manusia), tetapi memercayai bahwa Tuhan ada di dalam dirinya (impersonal) berupa energi spiritual. Pengikutnya yakin setiap manusia mempunyai kekuatan Tuhan yang bisa dibangkitkan melalui meditasi, konsentrasi, visualisasi, dan imajinasi.

New Ager tidak mengenal imam, tetapi guru dan master. Filosofinya adalah humanisme. Mereka berbagi spiritual sehingga diharapkan kelak semua orang di dunia akan bersatu dan menjadikan dunia ini satu dan harmonis. Tidak pula mengenal kematian sebagai akhir hidup, tetapi mengenal reinkarnasi dan karma. GZB banyak mengambil filosofi agama-agama Timur seperti Buddha, Hindu, dan Tao. Dalam penyebarannya sinkretik dengan agama-agama samawi dan berbungkus klaim ilmiah.

GZB merasuk di banyak sektor. Cara penyebaran utamanya melalui perawatan kesehatan, yaitu self healing dan pengobatan dari dalam serta kembali kepadanature. New Ager juga memopulerkan pelatihan motivasi, pencerahan, pendidikan berbasis psikologi dan otak, pengasuhan, hypnose, kedahsyatan potensi otak, aktivasi otak tengah, dan pelatihan energi spiritual. Tak luput disusupi, seolah pengajaran agama (sinkretik).

Di Indonesia tampaknya new ager tidak mau berterus terang pengajaran atau pelatihannya adalah pelatihan spiritual GZB. Umumnya bersembunyi, berbungkus klaim ilmiah, dan berselubung agama. Tidak heran jika ada buku tentang kedahsyatan potensi otak seolah ilmiah neuroscience diramu dengan ayat-ayat Alquran, tetapi di ujung buku menganjurkan meditasi. Dengan begitu, masyarakat sangat mudah terjerumus ke tempat yang sebetulnya tidak diketahui ke mana tujuannya.

Tampaknya bukan hanya masyarakat yang harus waspada, tetapi yang lebih penting adalah kelompok profesional, para birokrat, pemimpin perusahaan, guru, dan para pemimpin agama.

Kewaspadaan ini dibutuhkan agar pihak-pihak yang selayaknya melindungi masyarakat bisa bertindak cepat memberikan peringatan secara tepat. Bukan justru mengikutinya lantaran terpikat oleh kata-kata manis retorik yang didengungkan. Semisal, membangun karakter anak bangsa, meningkatkan kecerdasan, atau menjadikan pribadi unggul adil dan bertanggung jawab. Padahal, di balik itu mengajarkan agar kita bisa menjadi Tuhan atas diri kita dan Tuhan orang di sekitar kita.

Singkat kata, mereka ingin menjadi pencerah dengan tujuan New World Order di bawah kepemimpinan New Age Movement melalui perubahan paradigma spiritual individu dan adanya transformasi sosial. Tiada agama, tiada negara, semua satu. Ide utama mereka adalah oneness.

GZB mempunyai konflik tajam dengan berbagai agama samawi, budaya, ekonomi, pendidikan, kedokteran dan kesehatan, psikologi, filsafat, serta ilmu dan sains. Kita pun perlu meningkatkan kewaspadaan karenanya.

sumber: http://republika.co.id:8080/koran/24/127627/Merebaknya_New_Age_Movement

About these ads

24 comments so far

  1. Irene Jonathan on

    Sebenarnya aliran ini tidak memusuhi agama manapun. Justru menyatukannya. Akan tetapi, pola pemikiran setiap orang di setiap negara berbeda-beda. Dan saya rasa, tidak ada yang salah dengan gerakan ini. Yang diperlukan hanyalah pengetahuan dan kedewaasaan masing-masing orang dalam menghadapi hal-hal baru yang belum pernah ditemukan. Di Jogja saja, saya menemukan sekolah Islam yang menewarkan aktivasi otak tengah? Apakah ini juga melanggar hakikat agama Islam? saya tidak mengerti benar tentang Islam, Tapi, bila itu dapat mencerdaskan, kenapa tidak? Sebenarnya saya bukan pro sepenuhnya dengan cara-cara yang dibawa GZB (bila yang disampaikan di atasbenar kenyataannya), GZB bukanlah agama, ini hanyalah konsep pemikiran bukan kepercayaan. Mari bersama-sama membuka mata dan pikiran bangsa kita, agar tidak salah arah dengan apa yang sudah dipercayai, tetapi juga tidah membenci sesuatu yang baru yang kenyataannya belum mereka kenal lebih dalam.

  2. dina on

    nah new age memang salah satu gerakan yg memahami agama secara literer seperti tulisan ini

  3. dina on

    nah new age memang salah satu gerakan yg mengkritik agama secara literer seperti tulisan ini

  4. saya on

    tulisan seperti diatas ini hanya menyatakan saya itu benar dan yang lain salah. “tidak ada keselamatan diluar gereja”, “bukan islam berarti kafir”… konyol.

  5. Guruh Septian Jaya on

    saya rasa, saya sependapat dengan irene jonathan. saya merasakan manusia Indonesia selalu menolak hal yang baru tanpa menimbang dan mengamatinya terlebih dahulu. hal ini akan membuat negara kita menjadi negara yang tertutup. jadi jika ada hal baru yang masuk ke negara kita, saya sarankan untuk mengamatinya terlebih dahulu, timbanglah dengan bijaksana. jangan menilai dari satu sisi saja. jika hal ini dapat dilakukan dengan bijak, saya rasa kedamaian bisa tercipta di Indonesia. :)

  6. nugroho on

    new age, ajaran kebajikan, nilai-nilai budaya, keafiran lokal, pancasila, atau apapun itu… selama mengajarkan tentang kebaikan, kerukunan, saling pengertian, saling menghargai, cinta kasih, yang sifatnya menyejukkan pantaslah kita pelajari dan kita teladani tanpa perlu merubah iman atau keyakinan kita. bukankan semua agama juga mengajarkan kebaikan. jika kita masih curiga terhadap hal-hal yang demikian pantaslah kita untuk belajar kembali dan memperdalam ilmu agama kita masing-masing.

  7. New Age Guru on

    penghakiman adalah indikator dari ketakutan, rasa ketidakamanan, dan tentusaja tanpa kasih sayang.., apalagi menghakimi sesuatu yang tidak kita ketahui. sangat disayangkan pemikiran tertutup seperti ini.., apalagi sudah menyebut pihak pihak tertentu, judul buku, dan lain sebagainya.., apakah ini semua bisa dipertanggung jawabkan.???

  8. Ahmad Samantho on

    ni, artikel yang mengomentari secara negatif Gerakan Zaman Baru (New Age), dimuat oleh koran Republika. Yang nulis kayaknya Muslim Fanatik yang sempit pikirannya. Bagaimana menurut teman-teman. Mari kita diskusikan.
    http://jurnaltoddoppuli.wordpress.com/2011/01/31/merebaknya-new-age-movement-di-indonesia/

    Merebaknya New Age Movement (di Indonesia)
    jurnaltoddoppuli.wordpress.com
    oleh Julia Maria van Tiel Doktor Antropologi Kesehatan, menetap di Belanda Belakangan, buku bernapaskan New Age Movement (Gerakan Zaman Baru atau GZB) banyak bertebaran di toko buku di Indones.

  9. mohamad akbar on

    apakah ada sisi buruk dan sisi baik dari pengaruh ilmu pola berpikir yang digiatkan ini? apakah ada sumber yang menunjukkan pada kita adanya usaha2 merusak dan menghilangkan pengaruh nilai2 Islam sebagai rujukan dan pedoman dalam berpikir bagi orang muslim

  10. Reggie James Lie on

    Penting untuk dibaca

  11. new life on

    anda salah beranggapan tentang new age
    Ini adalah revolusi dari agama buddha dan hindu
    Dengan pemahaman yang sama tapi berbeda inti
    Tidak berbeda jauh dari illuminati
    Jangan memandang dari sebelah mata bro
    Semua tulisan yang berada di internet berbeda dari kenyataan!!

  12. trians on

    yang bener yang mana jadinya ?

  13. Wilson on

    Artikel ini sesat ! New Age tidak sama sekali dipimpin oleh New World Order ! Justru New Age bertentangan dengan new World Order !

  14. satria tarigan on

    Menyatukan semua orang dalam satu tenda,yg tidak memakai ukuran apapun yg selama ini di gunakanoleh manusia,,,,..mungkin saja akibat banyaknya tenda-tenda perlindungan yang ternyata tak dapat melindungi semua orang sekali gus ,…maka lahirlah aliran new age…

  15. agostino zanardi on

    Saya sangat tidak heran kalau agama2 samawi(terutama Islam dan Kristen) akan menjadi yang Pertama menolak ajaran ini! Sangat tidak heran! dan malah saya sudah mengira pasti akan begini jadinya!

    Saya melihat apa yang ditulis pd artikel diatas lebih Banyak melihat nilai2 negatif(yang belum tentu benar) dari pd nilai2 kebaikan yg bisa diperoleh dari ajaran ini!(saya jg tidak heran dia menulis bgt krn kebanyakan org2 samawi fanatik Jarang melihat dr sisi positif dan hanya Mau melihat dari sisi mrk saja!)

    Saya melihat NAM sbg gerakan pencerahan batin dalam upaya lebih dekat dengan Tuhan dan menciptakan Kehidupan dunia yg lebih Positif dan Baik! dan jika ada gerakan spt itu alasan apa untuk kita tolak?? agamakah? saya kira prinsip utama dari agama juga adalah kebaikan Untuk semua manusia!!

  16. Jeff on

    @wilson..
    Anda bilang tidak ada kaitannya? New Age, New World Order adalah satu kesatuan dalam gerakan Illuminati. New Age bergerak dalam spiritual dan sosial masyarakat, sedangkan New World Order dalam politik dan ekonomi.
    Saya secara tidak sengaja ketika mengalami kegalauan pernah ikut praktik dari ajaran ini lewat yoga dan meditasi untuk mendapatkan kedamaian sejati tetapi yg saya dapatkan hanyalah kedamaian yang semu.
    Kemudian saya balik lagi ke agama saya yg dulu (Kristen) dan disana saya temukan hanya ada kedamaian sejati dari Allah dalam Yesus Kristus. Saya bersaksi tentang hal ini, yaitu bahwa Allah Yang Esa itu adalah sebuah Pribadi bukan bagian energi dari alam semesta (macro cosmos). Saya bersaksi bahwa ada dosa dan pengampunan, ada iblis dan malaikatnya, ada surga dan neraka, dan tidak ada reinkarnasi. Bertobatlah wahai manusia dari kesesatan ini selagi ada waktu dan sebelum semuanya terlambat. Kitab Injil yang saya percayai sudah menubuatkan akan terjadi penyesatan seperti ini. Camkan ini bahwa Iblis/Lucifer dapat menyamar sebagai malaikat terang.

  17. Gibol on

    Orang memang sering tertipu oleh New Age emng dari sisi2 yg baik, sperti perdamaian dll. padahal itu menafikkan tuhan memang sangat halus tipuannya tapi menggiring manusia untuk menafikkan tuhan dan berpusat kepada manusia itu sendiri.

  18. Atheis, agnostic, whatever on

    Tiada agama, tiada negara, semua satu. Keindahan ciptaan Tuhan itu justru pada keragamannya. Pemikiran new age terlalu sempit. Pemikiran yang menyeragamkan ciptaan-Nya itu terlalu memandang remeh Tuhan sendiri.

    @agostino zanardi
    Saya melihat NAM sbg gerakan pencerahan batin dalam upaya lebih dekat dengan Tuhan dan “menciptakan Kehidupan dunia yg lebih Positif dan Baik!”

    Saya skeptis dengan keberadaan Tuhan, terutama karena manusia terlalu berusaha dekat dengan Tuhan dan meremehkan hidup di Dunia ini. Saya rasa tidak ada ruginya bagi orang lain kalau saya jauh dari Tuhan tapi tetap bertidak demi kemanusiaan. New age sendiri terasa sangat munafik, berpandangan filosofis humanisme tetapi tujuannya pada Tuhan, bukan manusia.

    Saya rasa perbedaan itu justru perlu dipelihara, dunia yang seragam malah berkesan buatan manusia (factory made). Siapa bilang perbedaan tidak bisa menciptakan kedamaian?

  19. Daniel Eka on

    Halo, salam kenal bolehkah aku ikut comment,
    hmm…
    Aku stuju kita sebaiknya menilai sesuatu hal yang baru itu ambil dari sisi positifnya saja, oh ya 1 hal lg saya mau tanya nih selain nilai-nilai kebajikan, kebaikan, cinta kasih, dan reinkarnasi, apakah masih ada suatu nilai kebenaran & kejujuran didalam gerakan New Age Movement ini, seperti yang semua agama umumnya mengajarkan hal tersebut?

  20. Adhi on

    kalo anda tau tentang ajaran ini sebaiknya ada membaca bukunya saya sudah tau semua tentang ini!!

  21. Adhi on

    ajaran ini saat berbahaya kalo ada tau!!!
    baik gk selamanya baik!!
    lebih baik anda membacanya maka kalian akan mengerti!

    sebelum anda berkomentar!
    kalo anda memiliki bukunya tentang kebaik berikan linknya!!

    dan hal baru tentu baik!
    belum tentu sob!! :)

  22. hohoho on

    hati hati lah bro n sis

  23. Lenny Saputra on

    inilah pengajaran sesat di akhir zaman banyak orang akan tertipu, krn iblis menyamar jadi malaikat terang.

  24. tanah on

    mari kita belajar dan jadilah tanah yg memiliki akal dan pikiran (manusia yang fatonah)

    isi ajaran ini memang nggak wajar karna nggak punya Tuhan walaupn sebelumnya saya mendapati teorinya bekerja pada saya. ktika saya telusuri lagi sebenarnya ajaran ini hanya mengajarkan pengembangan akal pikiran manusia yaitu meditasi, konsentrasi, visualisasi, dan imajinasi.pernah dengar firman Tuhan ketika iblis berjanji akan mengajak manusia ke nraka: “cobalah wahai iblis, akan tapi manusia akan ku bekali akal dan pkiranan”. dari firman tersebut menjelas bahwa ilmu” tentang akal dan pikiran adalah HAKEKAT KITA para manusia! hanya salahnya ajaran ini lahir dan dikembangkan oleh lingkunan yg tidak mengenal agama karna orang” yang beragama sibuk mendebatkan agamanya. tapi coba kita pikirkan mngapa tidak kita mencoba mengembangkan ajaran ini dari ajaran yang tidak mengenal tuhan menjadi ajaran yang mengenal Tuhan..
    kuncinya teliti dan waspada
    simpelnya salah satu teori new age “law of attraction” dari ronda=jika kita menginginkn sesuatu, pikirkan saja ada sudah dan sedang mendapatkan sesuatu tersebut maka alamsmesta akan mendatangi hal tersebut kepada anda atau mendatangi anda ke hal tersebut,semua tergantung pikiran anda. satu kata yang salah di atas yaitu ALAMSEMESTA. ganti saja kata itu dengan tuhan maka akan terbentuk sebuah teori yg bernama KHUSNUDZON.
    lalu tentang “god spot”. mereka menggabungkan penjelasan yang menjelaskan tentang “Tuhan lebih dekat daripada urat leher kita(Tuhan ada di diri kita)” dan “Tuhan itu maha goib(tak terlihat)” keduanya berasal dari kitap dan hadis kita. lalu mereka berfikir sesuatu apakah yang ada dalam diri kita tetapi tidak terlihat, dan jawabannya adalah aliran neutron(listrik), dan mereka menemukan aliran neutron di otak manusia. penjelasan itu lalu mereka gabungkan dengan logika mereka dan hasilnya teori “got spot”. kesalahan fatal dari teori tersebut adalah mereka melupakan penjelasan bahwa sesuatu yg goib adalah sesuatu yang tidak bisa diukur dengan lugika,ilmiah,atauun dihitung dengan rumus

    saran:
    -jauhi perdebatan dengan orang” penganut new age karna logika kita berbanding terbalik dengan kita
    -jika ada ilmu lebih tolong dishare yaaa :)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 49 other followers

%d bloggers like this: