SBY Rayu Militer Dengan Kenaikan Gaji

Sumber: DR. Alexander Tjaniago <yskp45@yahoo.co.id>, in:  nasional-list@yahoogroups.com; Saturday, 22 January 2011 18:26:27


°Pengarang buku
Indonesia di Bawah Sepatu Lars, 65 ini berpendapat SBY saat ini sedang terjepit°

“SBY saat ini sedang terjepit”?, konstatasi yang tergesa-gesa:

-KESBANGPOL sedang bergerak menetralisasi Pimpinan-Pimpinan
Parpol, atau menyokong  Pemerintahan SBY;
( KESBANGPOL didirikan SBY dan adalah aparat para Jendral Dwi
Fungsi TNI, dibawah Pimpinan seorang Mayjen);

-BIN & KESBANGPOL mengatur permaian lebih intensiv dengan FPI,
menteror kekuatan Demokratis, melumpuhkan koordinasi kekuatan
Demokratis, yang sebagian besar juga berakar dari Parpol-Parpol;

KOSTRAD=>Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, dibawah Komando Mayjen Pramono Edhie Wibowo=>putra penjagal Tiga Juta Manusia,Warganegara R.I. Jendral Sarwi Edhie Wibowo, dan
Ipar Jendral Susili Bambang Yudhoyono, akan segera melaksanakan Komando SBY untuk melikwidasi seluruh kekuatan Politik yang akan menurunkan SBY, dia akan melakukan contoh yang diberikan Bapaknya,Jendral Sarwo Edhie Wibowo bersama Jendral  Suharto;

Pasukan Pemukul Utama yang langsung dibawah KOSTRAD::
KOPASSUS dan Pasukan Penjaga Keamanan Presiden=> dua Pasukan khusus TNI AD yang terkenal kebrutalannya sampai ke Kongres Senat AS, walaupun dibentuk dan dibina oleh PENTAGON dan CIA.Dan Pasukan-Pasukan tsb. hanya menunggu Komando Jendral SBY.

Para Jendral Business TNI akan  bermain lebih intensiv dengan Partner mereka – Monopolkapital AS & Co. untuk menyongkong dan membantu sepenuhnya Pemerintahan SBY, yang setia melindungi kepentingan Operasi Monopolkapoitas dan FinancOligarkhy AS.

USDollar akan dijadikan untuk pembelian kekuasaan, KKN akan hidup subur.

Dan dalam keadaan yang genting, ALRI dan AURI akan diam, Netral, menonton,seperti 1965, atasnama “Persatuan Bangsa”.

Also, SBY menguasai Political Chessboard di R.I. dan pernyataan seantero para Jendral TNI AD (purn), harus ditanggapi dengan sangat kritis. Semua para Jendral TNI AD (purn) tsb, datang darisana, dari pelaksanaan Dwi Fungsi TNI, bahwa semua bergerak, mengalir dan berobah, memang demikian,tapi apakah perubahan tsb. hanya untuk masuk menjadi Pimpinan Parpol, supaya kemudian jadi Presiden atau Mentri di Pemerintah dan melanjutkan Legacy ORBA?

Nasib R.I. dan Bangsa Indonesia?

Akan ditentukan dilapangan pertarungan yang mulai berjalan, yang masih bersifat parlementer.

a.tjaniago

HARI INI – 03 Oktober 2010

tempo_pramonoedhie

Pangkostrad capres?

Kenaikan pangkat ipar SBY ini membuka peluang dia ikut meramaikan bursa calon Presiden 2014. 

Link terkait

Karier Pramono Edhie Wibowo

 

Ipar SBY Berpeluang Ramaikan

Bursa Capres 2014

Liputan 6

Liputan 6 – Minggu, 3 Oktober

Liputan6.com, Jakarta: Pengangkatan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), selain berindikasi pada percepatan karier putra pahlawan almarhum Letjen TNI Sarwo Edhie tersebut ke puncak pimpinan TNI, juga membuka peluangnya yang besar untuk meramaikan bursa pencalonan pemilihan umum presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

Demikian dikemukakan Pakar Politik yang juga pengurus CIDES Syahganda Nainggolan, Sabtu (2/10) di Jakarta. Menurutnya, nama lain yang diperkirakan muncul menjadi capres pada 2014 adalah Aburizal Bakrie, Prabowo Subianto, Hatta Rajasa, serta Sri Mulyani Indrawati.

“Keluarga besar almarhum Sarwo Edhie tentu menyadari betul peluang itu, sehingga akan mengupayakan momentum bagi Pramono Edhie Wibowo ke arah tercapainya kepemimpinan nasional dengan dukungan partai demokrat,” jelas Syahganda.

Dikatakan oleh Pimpinan Lembag Kajian Sabang Merauke Circle ini, peluang maupun karier yang telah terbuka pada Pramono Edhie Wibowo, tentunya tidak akan dilewatkan begitu saja, mengingat trah Sarwo Edhie Wibowo kini berada dalam lingkaran utama kekuasaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, antara lain istri Presiden SBY sendiri Ani Yudhoyono yang merupakan kakak kandung Pramono Edhie Wibowo.

Belum lagi, lanjut Syahganda, pengaruh almarhum Sarwo Edhie Wibowo yang masih dikenang nama besarnya oleh masyarakat, niscaya menjadi modal paling efektif untuk mengantarkan Pramono Edhie Wibowo dalam bursa pencalonan presiden 2014, di samping menjadikannya populer selaku capres.

“Dengan demikian, diharapkan nantinya ada dua yang bersaing ketat untuk bisa dipilih sebagai Presiden 2014-2019, yaitu Prabowo Subianto dengan Pramono Edhie Wibowo, atau Aburizal Bakrie dan Pramono Edhie Wibowo” ujar Syahganda.

Syahganda menambahkan, fenomena sosok Pramono Edhie Wibowo yang memungkinkan tampil di Pilpres 2014 tidak p

Avatar hendrawan
Jakarta, Indonesia
Jakarta, Indonesia

SBY Rayu Militer Dengan

Kenaikan Gaji

Diterbitkan : 21 Januari 2011 – 3:06pm | Oleh Bram Hendrawan (Foto: © Flickr/unwinged)

Diarsip dalam:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menaikkan gaji dan remunerasi anggota TNI dan Polri setiap tahun. Demikian disampaikan presiden dalam Rapim TNI dan Polri di Jakarta, Jumat (21/1).

SBY sebelumnya sudah pernah menjanjikan hal ini, tapi belum terlaksana sampai sekarang. Lalu, kenapa tiba-tiba presiden menyampaikan kembali janji ini? Apakah kebijakan ini berkaitan dengan semakin menurunnya dukungan terhadap pemerintahan pimpinan SBY? Radio Nederland Wereldomroep mewawancarai pakar militer Indro Tjahjono.

Terjepit
“SBY berupaya merayu tentara,” demikian pendapat Indro Tjahjono menanggapi pernyataan SBY tersebut. Pengarang buku Indonesia di Bawah Sepatu Lars, 65 ini berpendapat SBY saat ini sedang terjepit. Di satu sisi, Polri yang selama ini menjadi “teman dekat” SBY tidak bisa diandalkan lagi. Korupsi dan berbagai skandal lainnya merusak citra kepolisian Indonesia.

Di sisi lain, SBY menghadapi ancaman kehilangan dukungan politik dari partai-partai politik. Menurut Indro Tjahjono, keputusan menaikkan gaji dan remunerasi anggota TNI bisa dilihat sebagai upaya SBY untuk mencari dukungan politik dari pihak militer untuk menghindari jatuhnya pemerintahan sebelum pemilu mendatang.

Menyuap
Indro Tjahjono menjelaskan saat ini sudah mulai keluar kritik terhadap SBY yang dikeluarkan oleh para jendral. Banyak yang perpendapat kebijakan SBY ini mencederai rakyat.

“Baru saja kemarin, salah satu tokoh militer oposisi yang terkenal, Jenderal Tyasno Sudarto, menyatakan bahwa tidak ada toleransi terhadap kekuasaan SBY saat ini. Kalau bisa SBY diganti atau diturunkan,” kata Indro Tjahjono. Hal ini membuat SBY khawatir, karena selama ini ia berjauhan dengan militer dan lebih dekat dengan polisi. “Menaikkan gaji dan remunerasi ini dalam kata-kata politik bisa dibilang menyuap tentara agar lebih royal pada SBY,” jelas Indro Tjahjono.

Terlambat
Menurut Indro Tjahjono, ketakutan terbesar SBY saat ini adalah kalau dia sampai digulingkan oleh partai-partai politik dan anggota DPR. Saat ini persyaratan pemakzulan presiden lebih sederhana sehingga partai-partai politik bisa lebih gampang menjatuhkan SBY.  Tjahjono melanjutkan, “Jalan satu-satunya bagi SBY untuk menghindari pemakzulan sebelum 2014 (pelaksaan pemilu, red) adalah meminta TNI untuk ikut berada di belakangnya.”

Indro Tjahjono melihat langkah yang diambil SBY ini sebagai pertanda ia sudah ketakutan, panik karena kinerja pemerintahannya begitu jelek. SBY sangat takut terjadi pemakzulan. “Tapi saya khawatir TNI sekarang sudah lebih lemah dukungannya terhadap SBY. Jadi, menurut saya langkah SBY ini sudah terlambat,” tandas Indro Tjahjono.

 

About these ads

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 49 other followers

%d bloggers like this: