KOMUNISME, KOMUNIS DAN PARTAI KOMUNIS

Sumber:<RumahKitaBersama@yahoogroups.com>, Sunday, January 2, 2011, 3:12 PM


MARI KITA BELAJAR BERSAMA AGAR PANDANGAN KITA LUAS.
Banyak orang takut akan komunis itu. Dan memang diajarkan oleh kolonialis Belanda supaya kita takut berjuang untuk kemerdekaan dan kolonialis Belanda bisa terus menjajah. Juga Orba Suharto kakitangan imperialis itu tak henti-hetinya mencekokan “AWAS BAHAYA LATEN KOMUNIS”.  Buku-buku Sejarah dilarang dan diganti dengan yang palsu oleh Suharto. Perusak Indonesia begitu masih ada yang mengusulkan jadi pahlawan.

Berkat adanya Mahkamah Konstitusi semua berhasil direhabilitasi bukan?

Jadi  pengetahuan tentang komunis ini perlu juga kita pelajari.

Baca sampai habis ya agar tidak sempit pengetahuan kita tentang Komunis sebab itu adalah ilmu pegetahuan yang masih kita perlukan. Ilmu pengetahuan apa saja perlu kita pelajari. Sebaiknya kita jangan berpandangan sempit. ILMU ADALAH ILMU.

Nah silahkan baca.

Tri Ramidjo.

Coba baca baik2 tulisan Bung DAR di bawah ini agar kita tidak berfikiran sempit dan mengerti jelas apa sebenarnya komunis itu. Memang tulisan lama zamannya Gus Dur tapi masih berguna. Jangan karena kebencian yang membabi buta, sampai-sampai  lalat atau laler yang masuk kedalam cangkir kopi yang mau kita minum pun dikatakan KOMUNIS.

KOMUNISME, KOMUNIS DAN

PARTAI KOMUNIS

Oleh : Dar.

Sepatah Pengantar.

Assalamu’alaikum w.w.,

Berbagai macam reaksi, pro dan kontra terhadap pernyataan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tentang pencabutan TAP MPRS No. XXV tahun 1966 mengenai PKI dan  ajaran Marxisme Leninisme terus saja bergulir hingga hari-hari belakangan ini.

Dari mereka yang paling awam, yang sama sekali tidak tahu menahu seluk-beluk masalahnya, yang hanya sekedar fanatik membabi-buta, yang cuma ramai-ramai sahur-manuk ikut-ikutan, sampai exponen-exponen masyarakat yang paling top seperti Dr.  Amien Rais yang Ketua MPR itu, bahkan seorang tokoh yang paling senior Dr. Ruslan Abdulgani, yang nota bene adalah sahabat terdekat Bung Karno – juga sudah ikut angkat bicara.

Reaksi yang paling keras terhadap pernyataan Presiden Gus Dur tentang pencabutan TAP MPRS No. XXV tersebut adalah yang dilontarkan oleh Menteri KUMDANG Yusril Mahendra  yang dengan tegas menyatakan, “Apabila Presiden tetap memaksakan niatnya  untuk mencabut TAP MPRS tersebut, maka beliau akan mengundurkan diri dari kabinet”.

Mengeluarkan reaksi terhadap sesuatu, menyatakan fikiran dan pendapat adalah hak setiap orang yang dijamin dan dilindungi oleh undang-undang. Namun demikian sebaiknya hak tersebut tidak digunakan semau-maunya sendiri atau seperti kata orang Jawa ‘sak enak-e udel-e dewe’ alias kata orang Jakarta ‘semau gue’.  Jangan sampai kita dicap ngawur, urakan, asal bunyi, picik, gegabah dan tidak tahu (buta) sejarah.

Orang bisa saja mengeluarkan reaksi terhadap sesuatu baik yang bersifat pro atau    kontra  asal reaksi itu tepat, masuk akal dan bukan sekedar insinuasi  atau suatu fitnah yang keji.

Komunisme dan ajaran Marxisme-Leninisme  adalah suatu ilmu, dan layaknya sebagai suatu ilmu dia harus dihadapi  dan ditanggapi  pula sebagaimana suatu ilmu,  harus ditanggapi dan dihadapi pula secara ilmiah  dan bukan dengan prasangka-prasangka negatif, sujektif apalagi dengan insinuasi-insinuasi dan fitnahan-fitnahan yang kotor dan keji.

Kita sudah berada dalam milenium ke-3 dalam abad  IPTEK  yang paling canggih dan paling mutakhir. Kita tidak lagi  berada di zaman INQUISISI  lebih dari 10 abad yang lampau, di mana kebenaran adalah menjadi MONOPOLI  dan hak mutlak GEREJA ROMAWI  waktu itu.

Di zaman INQUISISI tersebut hanya gerejalah yang berhak  menetapkan sesuatu itu benar atau salah. Dan barang siapa yang berani menyatakan atau mengeluarkan pendapat lain yang bertentangan dengan pendapat GEREJA, dia bisa dianggap melawan TUHAN, dicap kafir dan bisa dijatuhi hukuman mati.

Begitulah nasib GALILEO GALILEI, penemu sistem tata surya pertama di dunia yang mengatakan, bahwa yang benar adalah HELIO-CENTRIS dan bukan GEO-CENTRIS, maka dia harus menjalani hukuman mati, ditusuk lubang anusnya dengan sebuah tombak tembus sampai di ubun-ubun, lidahnya dipotong dan kemudian dipanggang di atas api.  Alangkah sakitnya kelahiran sebuah ilmu. Walaupun demikian ilmu adalah tetap ilmu. Dan kebenaran adalah tetap kebenaran. Beberapa abad kemudian COPERNICUS membuktikan kebenaran hipotesis GALILEO GALILEI dan kebenaran hipotesisnya ini menjadi lebih meyakinkan lagi oleh terjadinya peristiwa ”TELUR COLUMBUS ”.

Kita sudah berada dalam milenium ke–3 dan dalam  proses memasuki Indonesia Baru , Indonesia yang canggih dan mutakhir.  Kita sudah memiliki ribuan orang pandai, ribuan sarjana dari berbagai disiplin ilmu. Bukankah suatu keajaiban yang paling ajaib, kalau kita masih mau kembali ke zaman JAHILIYAH (zaman kebodohan) lebih dari seribu tahun yang lalu?

Demikianlah masyarakat kita dewasa ini dibikin bingung oleh isu komunisme yang menjadi salah satu topik yang sangat ramai  digunjingkan orang. Berbagai fihak telah menyatakan sikap dan pendiriannya masing-masing terhadap masalah tersebut, baik yang pro maupun yang kontra, masing-masing dengan argumentasinya dan alasannya sendiri-sendiri.

Namun tampaknya suasana tidak kelihatan tambah jernih  dan kontraversi mengenai masalah tersebut masih tetap berlanjut. Mau tidak mau orang pun harus bersikap sabar menunggu keterangan Presiden Gus Dur yang akan diberikan  tanggal 20 Mei 2000 mendatang ini.

Untuk mengurangi dan kalau mungkin menghapuskan kesimpangsiuran pendapat serta untuk menghapuskan kebingungan  dan keragu-raguan  masyarakat, maka penulis merasa terpanggil untuk ikut urun rembug guna memberikan penjelasan seperlunya  secara komprehensif tentang apa itu sebenarnya momok komunis yang menyeramkan, tentang kaum komunis yang kafir dan anti agama serta atheis tidak bertuhan dan partai komunisnya yang keji dan kejam tidak berperi-kemanusiaan khususnya PKI (Partai Komunis Indonesia) di bumi Indonesia.

Semoga tulisan ini dapat membantu para pembaca untuk memahami apa itu komunisme, apa dan siapa mereka orang-orang komunis itu dan apa saja sepak terjang partainya, khususnya Partai Komunis Indonesia (PKI) di Indonesia.

Semoga tulisan ini akan mendorong terwujudnya saling pengertian yang mendalam di antara sesama kita sebangsa dan setanah air, guna menghapuskan segala purba-sangka yang negatif dan subjektif guna memulihkan persatuan nasional yang sudah retak dewasa ini dalam rangka menciptakan dan mewujudkan secara kongkrit REKONSILIASI NASIONAL yang sudah sejak lama kita dambakan bersama.

Semoga!!!

Jakarta , Akhir April 2000.

Wassalam.

Penulis.


KOMUNISME, KOMUNIS  DAN PARTAI KOMUNIS.

BAGIAN SATU

Vladimir Ilyits Lenin dalam salah satu ceramahnya  yang diberikan kepada anggota-anggota Komsomol (Liga Pemuda Komunis Rusia) pada tanggal 22 April 1922 di Universitas Sverdolv – Moskwa bertanya kepada para hadirin :

“Tahukah kalian  apa yang dimaksudkan dengan komunisme?”

Pertanyaan tersebut dijawab sendiri oleh Lenin :

“Komunisme berarti  HIDUP BERSAMA DAN BEKERJA BERSAMA!”

Bukankah itu sama artinya dengan GOTONG ROYONG?

Jadi KOMUNISME   hakekatnya  sama dengan GOTONG-ROYONGISME.

Kalau begitu, apa pula yang aneh dengan kata KOMUNISME?

Tetapi, mengapa kata yang satu ini begitu ditakuti, begitu dibenci, dianggap sebagai sesuatu yag sangat menyeramkan, bahkan sangat menjijikkan – sehingga harus jauh-jauh disingkirkan  dari masyarakat? Komunisme dijadikan sebagai sesuatu yang sangat tabu, diharamkan dan tidak boleh didekati – apalagi disentuh oleh bangsa Indonesia ! Segala macam hujatan dan sumpah serapah serta fitnah yang paling kotor dan keji dilemparkan ke atas kata yang satu tersebut di atas.

Mengapa bisa begitu ?

Itu semua adalah gara-gara ulah kaum kolonialis dan imperialis Belanda yang dengan bantuan kaki tangannya kaum reaksioner dari bangsa kita sendiri yang terdiri dari tuan-tanah tuan-tanah besar serta kaum ningrat feodal, melakukan propaganda intensif selama bertahun-tahun yang disertai dengan segala macam ancaman untuk menakut-nakuti rakyat agar jangan sampai terpengaruh oleh komunisme.

Untuk melakukan propaganda anti komunis secara intensif dan sistematis di Indonesia, sebagaimana diketahui umum, Pemerintah Kolonial Belanda secara khusus mengirimkan  seorang petugas untuk mempelajari Islam  selama bertahun-tahun di Mesir (Kairo). Orang itu tidak lain dan tidak bukan adalah VAN DER PLAS  yang namanya tidak asing lagi  bagi bangsa dan rakyat Indonesia .

Secara psikologis Belanda tahu, bahwa mayoritas penduduk Indonesia adalah terdiri dari pemeluk agama Islam yang ortodoks dan fanatik, sedangkan ajaran komunisme (Marxisme) berbau atheis anti agama. Celah kondisi inilah yang digunakan oleh pemerintah kolonial Belanda  untuk melakukan propaganda  dan intrik-intrik anti komunis yang lihai guna memecah belah rakyat melalui berbagai  pesantren di seluruh Indonesia dan dengan menggunakan para kiyai yang mudah dicekoki  dengan ajaran-ajaran Islam yang sudah diselewengkan. VAN DER PLAS menyamar sebagai seorang Kiyai Islam dan pekerjaannya memang hebat.

Di samping VAN DER PLAS ada seorang Islamolog Belanda yang cukup terkenal namanya dan juga tidak asing bagi bangsa Indonesia, yaitu PROFESOR DR. SNOUCK HORGROGNE. Kedua orang itulah, VAN DER PLAS dan PROF. DR. SNOUCK HORGROGNE yang menjadi otak  gerakan reaksioner anti komunis di Indonesia .

Sampai batas-batas tertentu usaha Pemerintah Kolonial Belanda itu tampaknya  berhasil memecah-belah rakyat Indonesia dengan menggunakan agama Islam sebagai alatnya. Namun Belanda tidak berhasil menarik ulama-ulama Islam sejati Indonesia ke pihaknya. Bahkan sebaliknya  ulama-ulama tersebut balik menggunakan ajaran-ajaran Islam yang progresif dan revolusioner (yaitu : “APINYA ISLAM”–menurut istilah BUNG KARNO)  guna mempersatukan dan menggembleng rakyat  untuk melawan kolonialisme – inperialisme Belanda habis-habisan.

Satu dan dua di antara ulama-ulama yang berpikiran maju  itu misalnya HAJI MISBACH-seorang pengusaha batik terkaya di Surakarta (Solo) yang telah mengikhlaskan dan menyerahkan seluruh harta bendanya untuk membiayai perjuangan kemerdekaan, dan dia kemudian ditangkap oleh Belanda lalu dibuang bersama anak istrinya ke Manokwari (Papua Barat) sampai meninggal di sana.

Orang-orang Minangkabau dari Sumatra Barat tentunya tidak asing dengan nama HAJI DATUK BATUAH dan NATAR ZAINUDDIN.  Keduanya adalah ulama Islam  yang cukup kondang namanya. Dengan menggunakan ajaran Islam yang revolusioner kedua beliau itu aktif bergerak memimpin rakyat Sumatra Barat dan karena pemberontakan rakyat  tahun 1926 kedua mereka itu ditangkap oleh Belanda, dicap sebagai komunis dan dibuang (diasingkan) ke TANAH MERAH – BOVEN DIGUL.

Di Jawa Barat, khususnya di BANTEN orang tentu tidak akan bisa melupakan nama KIYAI HAJI TUBAGUS ACHMAD CHATIB–mantan Residen Banten, juga seorang ulama revolusioner yang akrab  dengan Bung Karno. Beliau juga dicap sebagai komunis dan oleh pemerintah kolonial Belanda diasingkan ke Boven Digul.

PAHAM KOMUNISME BERTENTANGAN DENGAN NILAI-NILAI BUDAYA BANGSA INDONESIA ?  BENARKAH DEMIKIAN ?

Perkembangan sejarah umat manusia di seluruh dunia, menunjukkan dan membuktikan, bahwa semua bangsa di seluruh dunia  pernah mengalami satu fase perkembangan yang disebut  ZAMAN KOMUNISME PRIMITIF  (PRIMITIF CLAN COMUNISM atau OER KOMUNISME),

Di zaman itu manusia tidak mengenal perbedaan sosial  di dalam masyarakat, apalagi kesenangan-kesenjangan sosial yang menyolok. Manusia hidup berkelompok-kelompok dalam suasana kegotong-royongan saling tolong menolong satu sama lain. Mereka bekerja bersama-sama (berburu, bercocok-tanam, menangkap ikan dan lain-lain), hasilnya dibagi rata dan dimakan bersama-sama.

Kehidupan seperti itu sudah berlangsung di Indonesia  sejak ribuan tahun berabad-abad yang lampau dan sisa-sisanya  masih membekas jelas hingga hari ini.

GOTONGROYONGISME (KOMUNISME) bukanlah sesuatu yang asing  bagi bangsa dan rakyat Indonesia . GOTONGOYONG adalah khas budaya asli  bangsa Indonesia . GOTONGROYONG berasal dari  dua kata : GOTONG dan ROYONG. GOTONG artinya angkat atau pikul, ROYONG artinya dibagi rata. Jadi GOTONG-ROYONG berarti sama-sama diangkat (dipikul) – kalau itu suatu hasil perburuan kemudian hasil tersebut  dipotong-potong (diroyong-royong)  kemudian dibagi rata  antara segenap warga.

Kesimpulannya : GOTONG-ROYONG  (KOMUNISME) bukanlah sesuatu yang asing bagi bangsa dan rakyat Indonesia dan samasekali tidak bertentangan  dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia .

Contoh dan fakta-fakta kongkrit yang masih hidup  hingga hari ini :

1.  Di Ternate (Maluku Utara) ada unen-unen (ucapan-ucapan) sbb.:

“INO FUMA KATINYINGA : DOKA KOSARA SE BUWA LAWA.  OM FUMA   MOTE-MOTE, DORO FUMA MOTE-MOTE!”

Artinya kurang lebih sbb. :  “Ingat dan camkanlah : bagai buah pala dan cengkih , mekar bersama-sama, gugur bersama-sama”.

Bukankah itu suatu manifestasi dan sekaligus ekspresi  murni dari faham komunisme.

Selain itu di Ternate dan di Maluku Utara  pada umumnya ada kata BABARI yang artinya bekerja bersama (gotong-royomg).

2.  Di Maluku  Tengah (Ambon, Lease, Saparua dan Ceram ) ada kata “MASOHI” yang juga berarti gotong royong. Ibukota Kabupaten Maluku Tengah bernama MASOHI, artinya gotong royong.

3. Di Minahasa ada kata dan kebiasaan (tradisi)  “MAPALUS” yang artinya juga sama dengan gotong royong. Kalau ingin lebih jelas apa MAPALUS itu, tanyakan saja kepada kawanua-kawaua kita yang berasal dari Menado.

4. Di kalangan suku BADUI di KANEKES  (LEUWIDAMAR) Daerah Banten Selatan, komunisme primitif masih hidup  dengan subur.  Orang-orang Badui di Banten Selatan  sampai tahun lima-puluhan  belum mengerti apa itu hak milik perorangan.

5. Kalau kita tanyakan ini-itu kepunyaan siapa jawabnya “TAWASA” yang artinya SAYA TIDAK KUASA.

6. Di Minangkabau ( Sumatra Barat), sistem adat NINIK-MAMAK yang demokratis dan komunistis  masih kuat dipertahankan rakyat. Segala macam pekerjaan, mendirikan rumah, surau (mushola) dll. dikerjakan secara gotong royong sedangkan segala persoalan rumit dipecahkan melalui sistem musyawarah dan mufakat yang hakekatnya melalui langgam kerja komunis juga.

Contoh-contoh dan fakta-fakta kongkrit seperti tersebut di atas yang membuktikan, bahwa komunisme tidak bertentangan  dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, masih bisa dideretkan lebih panjang lagi, tetapi sekedar contoh dan fakta  yang diperlukan rasanya memadailah apa yang sudah disebutkan di atas. Namun apabila masih ada yang merasa kurang puas  dengan keterangan-keterangan tersebut  di atas, penulis kira mereka sendiri bisa melakukan riset ilmiah ke tengah-tengah  masyarakat DAYAK  di pedalaman Kalimantan atau ke tengah-tengah masyarakat PAPUA atau ke daerah lain  yang belum pernah dijamah  tangan para ilmuwan.

KOMUNISME ITU SUATU FAHAM ASING YANG TIDAK COCOK DENGAN MASYARAKAT NDONESIA  SERTA BERTENTANGAN DENGAN ASPIRASI  POKOK RAKYAT NDONESIA, (?)

Teori komunisme modern (Marxisme-Leninisme)  memang asing sifatnya, karena teori ini berasal dari luar negeri – sama dengan teori-teori ilmu lainnya, seperti teori hukum dan gaya berat dari NEWTON atau teori deret dari MENDEL dan Hukum Mendel dll.  Semuamya itu mulanya asing  bagi kita, tetapi karena  teori-teori  itu kita perlukan  untuk kemajuan negeri dan bangsa maka teori-teori  itu harus kita ambil  untuk diterapkan  sesuai dengan kebutuhan dan kondisi negeri kita. Akhirnya teori-teori tu menjadi tidak asing bagi kita.

Demikian juga halnya teori  Marxisme-Leninisme .

Marxisme muncul di dunia ini  dari hasil riset ilmiah selama puluhan tahun mengeni gerakan dan perjuangan kelas buruh dan massa tertindas di seluruh dunia dalam perjuangan revolusioner mereka  melawan penindasan kapitalisme dan imperialisme.

Marxisme-Leninisme diangkat dari hasil  pengalaman kongkrit gerakan dan perjuangan kelas buruh di seluruh dunia yang mengandung NILAI-NILAI KEBENARAN UNIVERSIL dan bisa diterapkan di semua negeri  SESUAI DENGAN KONDISI DAN SYARAT-SYARAT OBYEKTIF  NEGERI  ITU MASING-MASING.

TETAPI MARXISME LENINISME TIDAK COCOK DENGAN  MASYARAKAT INDONESIA DAN BERTENTANGAN DENGAN ASPIRASI POKOK  RAKYAT INDONESIA ! (?)

Marxisme-Leninisme hanyalah sekedar pedoman perjuangan. Berhasil tidaknya teori tersebut sangat tergantung kepada penerapannya sesuai dengan situasi dan  kondisi  kongkrit masyarakat  Indonesia .

Bertentangan dengan aspirasi pokok rakyat Indonesia ?

Rakyat Indonesia berjuang mati-matian melawan kaun penjajah untuk menggulingkan rezim kolonialisme dan imperialisme dengan segala manifestasinya. Untuk menghapuskan segala macam bentuk sistim exploitation de lohme par lohme, segala macam bentuk sistim penghisapan  dan penindasan atas manusia oleh manusia!  Seterusnya mendirikan sebuah Negara Nasional Yang Merdeka Dan Berdaulat Penuh sebuah Republik yang bernama NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA .

Kemerdekaan Nasional yang  penuh (ibarat jembatan emas) hanyalah sekedar sarana sekedar alat untuk mencapai tujuan akhir perjuangan rakyat Indonesia membangun sebuah MASYARAKAT GOTONG-ROYONG  yang adil dan makmur – yang gemah ripah loh jinawi, yang serba kecukupan tidak kurang sandang, papan dan pangan ……!

Perjuangan rakyat Indonesia adalah satu perjuangan yang besar yang maha dahsyat. Perjuangan rakyat Indonesia adalah  perjuagan revolusioner! Dan Bung Kano berkata : THERE CAN BE NO REVOLUTIONARY SRUGGLE NOR REVOLUTIONARY MOVEMENT WITHOUT ANY REVOLUTIONARY THEORY ! Tak mungkin ada  perjuangan revolusioner atau gerakan  revolusioner  tanpa adanya teori revolusioner !

Dan Marxisme-Leninisme adalah satu-satunya  teori revolusioner  yang paling kompeten untuk memedomani perjuangan besar tersebut. Jelaslah, bahwa teori Marxisme-Leninisme tetap diperlukan oleh rakyat Indonesia dalam perjuangan besarnya  untuk mencapai tatanan masyarakat yang adil dan makmur di Indonesia .

Dan semua itu tergantung kepada KETEPATAN  PENERAPANNYA.

KOMUNISME DITENTANG KERAS OLEH SEMENTARA PIHAK TERUTAMA OLEH KAUM IMPERIALIS DAN KAKI TANGANNYA KAUM REAKSIONER DI INDONESIA.

Itu jelas , karena kaum imperialis dan kaki tangannya kaum reaksioner mendatangkan segala macam kesengsaraan dan penderitaan bagi rakyat Indonesia, melakukan segala macam intrik untuk mengadu domba rakyat dan memecah-belah persatuan nasional  bangsa Indonesia dengan tujuan untuk memeras dan menindas rakyat Indonesia serta menguras habis-habisan kekayaan alam Indonesia.

Kaum komunis dengan gigih menentang imperialisme dengan segala manifestasnya, baik yang lama maupun yang baru  dan tetap teguh  berdiri di pihak rakyat Indonesia dengan segala konsekwensinya !!!!!!

——————-

BAHAGIAN  KEDUA.

MEREKA YANG DISEBUT KAUM KOMUNIS

Kini kita  sudah jelas apa yang dimaksudkan dengan  KOMUNISME.

KOMUNISME adalah  GOTONG-ROYONGISME.

KOMUNISME  adalah sama dengan  KEBERSAMAANISME.

Kebersamaan dalam hidup menuntut adanya kasih sayang di antara sesama manusia, rasa  tolong menolong dan saling bantu di antara sesama manusia. Kebersamaan di dalam hidup  tidak membenarkan  sikap egois dan individualistis  yang hanya mau mementingkan diri sendiri, tamak, serakah dan tidak ingat orang lain.

Sistem kebersamaan dalam hidup  tidak membenarkan dan menentang  dengan keras segala macam cara (perilaku) yang kotor, tidak jujur, tidak adil, kejam dan sewenang-wenang yang bisa merugikan orang lain (melakukan penindasan, penghisapan dan pemerasan terhadap orang lain  atau memperkosa hak orang lain dalam bentuk apa pun).

KOMUNISME menuntut pada pokoknya  dilaksanakannya prinsip hidup :

SEMUA BUAT SEMUA atau SATU BUAT SEMUA DAN SEMUA BUAT SATU.

Pokoknya persis  seperti yang diajarkan ISLAM, di dalam masyarakat harus dilawan segala macam kebatilan demi membela semua yang haq (yang benar) dan harus ditegakkan prinsip AMAR MA’RUF NAHI MUNGKAR! Mendirikan dan menegakkan serta melaksanakan  segala macam kebajikan dan dengan keras melawan segala macam  bentuk kejahatan.

Ya,  tetapi komunisme mau menghapuskan  hak milik perorangan?

Benar!  Hak milik perorangan yang bisa dijadikan  alat peindasan, dijadikan sebagai alat exploitasi dan pemerasan  atas manusia dan oleh manusia, yaitu semua alat-alat produksi, seperti tanah-tanah perkebunan yang luas, pabrik-pabrik, alat-alat transport dan komunikasi, perusahaan-perusahaan bank,  andil dan modal, pokoknya semua sumber-sumber alam  yang menguasai  hajat hidup orang banyak harus dijadikan milik bersama (dikuasai oleh negara) dan dipergunakan  untuk kemakmuran bersama (rakyat).   Apakah ini bertentangan dengan pasal 33 UUD 45?  Komunisme tidak akan menghapuskan hak milik kecil-kecil seperti rumah tempat tinggal dan pekarangannya, ternak peliharaan seekor dua ekor  dsb.

Tetapi Komunisme  mau melakukan prinsip sama-rata sama-rasa  atas egala-galanya sehingga wanita pun  mau dijadikan milik bersama?

Itu adalah satu blunder  dan satu pengertian yang vulgar tentang komunisme!  Tentang pemilikan bersama atas kaum wanita, apakah bukan justru masyarakat kapitalis sekarang  ini yang membenarkan adanya pemilikan bersama atas kaum wanita?  Adanya ribuan tempat-tempat hiburan malam, tempat-tempat diskotik, bar-bar dan rumah-rumah bordil  yang ramai (dilindungi) dan rumah-rumah bordil yang tertutup di mana-mana  di seluruh kota-kota besar dan kecil  adalah bukti yang nyata  bahwasanya bukan komunisme, justru sebaliknya  masyarakat kapitalislah  yang membenarkan  pemilikan bersama  atas kaum wanita.

Tentang sama-rata  sama  rasa dalam pembagian dan distribusi produksi, Lenin dalam bukunya NEGARA DAN REVOLUSI Bagian Periode Transisi Dari Kapitalisme Ke Komunisme  dengan gamblang menjelaskan  sebagai berikut :

“HENCE TO BE EQUAL, THERE MUST BE ALSO UNEQUALITY………”

Jadi supaya bisa sama  maka harus pula ada ketidaksamaan.

Lenin memberikan contoh  sederhana :  Satu orang hidup bujangan, tetangganya hidup berkeluarga dengan banyak anak. Haruskah mereka menerima pembagian yang sama  dalam distribusi? Bukankah itu tidak adil?

Masyarakat komunis terbagi dalam dua tingkat. Tingkat rendah dan tingkat teratas.  Tingkat rendah dari masyarakat komunis disebut masyarakat SOSIALIS, sedangkan tingkat tertinggi dari  masyarakat SOSIALIS  disebut masyarakat KOMUNIS. Di dalam kedua tingkat masyarakat Komunis ini berlaku sistem dan prinsip distribusi yang berbeda.

Dalam SOSIALISME berlaku dalil  : SETIAP ORANG BEKERJA  MENURUT KEMAMPUAN DAN KECAKAPNNYA DAN MENERIMA MENURUT HASIL KERJANYA, (Each according to his ability, and each according to his work).

Sedangkan di dalam  fase tertinggi masyarakat SOSIALIS, yaitu di dalam masyarakat Komunis berlaku dalil : SETIAP ORANG BEKERJA  MENURUT KEMAMPUAN DAN KECAKAPANNYA DAN MENERIMA  MENURUT KEBUTUHANNYA.  (Each according to his ability and each according  to his need).

Namun yang perlu diperhatikan, di  dalam kedua tingkat  masyarakat Komunis tersebut  di atas berlaku prinsip  pokok yang tidak boleh dilanggar :  “HE WHO DOES NOT WORK , NEITHER SHALL BE EAT” – Siapa yang  tidak bekerja, tidak makan!  Jadi tidak boleh ada penghisapan!  Tidak boleh ada orang ongkang-ongkang dan gendut perutnya.

Dan sekarang,  siapakah yang disebut sebagai orang komunis?  Apakah hanya mereka yang anggota-anggota Partai Komunis saja?

Setiap orang dan siapa saja yang perbuatannya serta sikap hidupnya mencerminkan  aspirasi tertinggi komunisme dalam kehidupan sehari-hari, jujur, tidak mementingkan diri sendiri, rajin bekerja, selalu berkorban untuk orang lain terutama untuk kepentingan umum, tidak pamrih, disiplin tepat waktu dan segala macam perbuatan terpuji lainnya, hakekatnya dia adalah seorang komunis di luar keanggotaan Partai Komunis.

Seorang MUSLIM  atau seorang KIYAI  yang betul-betul melaksanakan prinsip  AMAL MAKRUF NAHI MUNGKAR, benar-benar menegakkan  yang HAQ dan melawan segala macam KEBATILAN dan bukan hanya  sekedar lip service dalam dakwah-dakwahnya  (tidak munafiq) dia hakekatnya adalah juga seorang komunis sejati di luar keanggotaan Partai Komunis.

KIYAI HAJI ZAINUDDIN M.Z. seorang Da’I dan Kiyai kondang di Jakarta ini  dalam dakwah-dakwahnya yang menyangkut PKI  dan orang-orang Komunis sering mengunyah-ngunyah kalimat sebagi berikut ini  :  “Orang Komunis itu dapat diibaratkan  seperti orang makan jengkol…………… Kalau belum ngomong belum ketahuan. Tetapi kalau sudah ngomong baru ketahuan, bahwa mulutnya bau jengkol.”

Apa yang dimaksudkan oleh Pak Kiyai tersebut?  Yang dimaksudkan ialah, bahwa kata-kata dan bahasa orang-orang komunis itu berbau hasutan dan agitasi yang berbahaya, karena selalu menunjuk-nunjuk  adanya kesenjangan sosial, berbicara tentang nasib dan penderitaan rakyat,  tentang bahayanya nekolim dll.

Sebaliknya apa isi dakwah Pak Kiyai tersebut?

Wah,  jangan kaget!  Beliau berdakwah dan berpidato lebih  bersemangat, lebih berapi-api – berkobar-kobar, sangat agitatif dan lebih hebat – kedengaran lebih revolusioner daripada  pidato orang-orang komunis.  Beliau menyinggung dengan tepat makna  SURAT AL MA’UN. Dengan tepat memperingatkan bahaya kesenjangan sosial, tentang ketidak adilan, tentang kesewenang-wenangan penguasa yang menurut hemat penulis mulut beliau itu lebih berbau jengkol daripada mulut orang komunis, artinya lebih maju, lebih progresif, lebih revolusioner, lebih masuk akal, lebih dinamis – malahan lebih komunistis daripada orang komunis sendiri.  Semua orang terperangah terheran-heran mendengarkan  dakwah Pak Hiyahi dan semua uraian beliau langsung mengena di hati rakyat.  Kalau semua yang diucapkannya itu betul-betul disusul dengan sikap dan perbuatan nyata, bukan hanya sekedar demagogi, maka kita patut dan seharusnya  mengacungkan jempol untuk beliau, bahwa sebenarnya beliau adakah termasuk salah seorang komunis terbaik di luar keanggotaan PKI.

Jadi, siapakah sebenarnya orang komunis itu?  Dan siapakah komunis pertama didunia ini?

Dalam salah satu ceramah kampanyenya  dalam menjelang Pemilihan Umum Pertama tahun 1955 di Ternate (Maluku Utara), DOMINE RIEUWPASSA  yang merangkap sebaga KETUA PARKINDO MALUKU UTARA, waktu itu menyatakan, bahwa komunis pertama di dunia ini adalah Tuhan Yesus Kristus!

Kalau dikatakan, bahwa Yesus Kristus adalah komunis pertama di dunia ini, lalu bagaimana dengan junjungan besar Nabi kita Nabi Muhammad S.A.W.?  Kaum muslimin dituntut untuk mengikuti jejak dan meneladani sikap dan akhlak Rasullullah yang samasekali tidak bertentangan  dengan sikap  hidup dan moral komunis???

-100207

Komentar-Komentar

Diansu from China:



Suruh saja baca KOMUNISME, KOMUNIS DAN PARTAI KOMUNIS nanti kan ngerti artinya KOMUNIS sama dengan GOTONG-ROYONG,
Kalau gak mau GOTONG-ROYONG biar tinggal di hutan atau gunung dan gak usah kumpul samq mahasiswa,  makan apa saja.Beras kan dari pak tani. Apa bisa makan nasi tanpa pask tani?
aku muat di bawah ini arti KOMUNIS.

MARI KITA BELAJAR BERSAMA AGAR PANDANGAN KITA LUAS.

————————————————————

Banyak orang takut akan komunis itu. Dan memang diajarkan oleh kolonialis Belanda supaya kita takut berjuang untuk kemerdekaan dan kolonialis Belanda bisa terus menjajah. Juga Orba Suharto kakitangan imperialis itu tak henti-hetinya mencekokan “AWAS BAHAYA LATEN KOMUNIS”.  Buku-buku Sejarah dilarang dan diganti dengan yang palsu oleh Suharto. Perusak Indonesia begitu masih ada yang mengusulkan jadi pahlawan.

Berkat adanya Mahkamah Konstitusi semua berhasil direhabilitasi bukan?

Jadi  pengetahuan tentang komunis ini perlu juga kita pelajari.

Baca sampai habis ya agar tidak sempit pengetahuan kita tentang Komunis sebab itu adalah ilmu pegetahuan yang masih kita perlukan. Ilmu pengetahuan apa saja perlu kita pelajari. Sebaiknya kita jangan berpandangan sempit. ILMU ADALAH ILMU.

Nah silahkan baca.

Tri Ramidjo.

Coba baca baik2 tulisan Bung DAR di bawah ini agar kita tidak berfikiran sempit dan mengerti jelas apa sebenarnya komunis itu. Memang tulisan lama zamannya Gus Dur tapi masih berguna. Jangan karena kebencian yang membabi buta, sampai-sampai  lalat atau laler yang masuk kedalam cangkir kopi yang mau kita minum pun dikatakan KOMUNIS.

YPKP 65: Pernyataan Ichlasul tentang Aksi Rakyat Yogya Menyesatkan:


Kawan-Kawan yang baik,
Berikut ini saya kirimkan Pernyataan YPKP 65  berkenaan pernyataan mantan rektor UGM Ichlasul Amal seperti yang disiarkan Harian Kompas 24 Desember 2010 halaman 24 yang menyamakan Aksi Rakyat Yogyakarta itu sama saja dengan Gerakan PKI. Sungguh, pernyataan sang mantan rektor tersebut sangat menyesatkan, dan melukai  hati para Korban Tragedi Kemanusiaan 1965/1966 ditengah upaya rekonstruksi sejarah yang ingin meluruskan sejarah yang selama ini dimanipulasi oleh Orde Baru.
Pernyataan YPKP 65 telah dimuat dalam media Rakyat Merdeka On line Minggu 26 Desember 2010 serta Website Bingkai Merah.
Saya berharap Kawan-Kawan dan siapa saja yang  inginkan kebenaran   dan   menentang pembodohan agar melawan  setiap usaha yang memutar balikkan fakta seperti yang dinyatakan oleh Ichlasul Amal  mantan rektor UGM tersebut.
Salam hangat,
Bedjo Untung
Ketua YPKP 65

Kawan-Kawan yang baik,

Berikut ini saya kirimkan Pernyataan YPKP 65  berkenaan pernyataan mantan rektor UGM Ichlasul Amal seperti yang disiarkan Harian Kompas 24 Desember 2010 halaman 24 yang menyamakan Aksi Rakyat Yogyakarta itu sama saja dengan Gerakan PKI. Sungguh, pernyataan sang mantan rektor tersebut sangat menyesatkan, dan melukai  hati para Korban Tragedi Kemanusiaan 1965/1966 ditengah upaya rekonstruksi sejarah yang ingin meluruskan sejarah yang selama ini dimanipulasi oleh Orde Baru.
Pernyataan YPKP 65 telah dimuat dalam media Rakyat Merdeka On line Minggu 26 Desember 2010 serta Website Bingkai Merah.
Saya berharap Kawan-Kawan dan siapa saja yang  inginkan kebenaran   dan   menentang pembodohan agar melawan  setiap usaha yang memutar balikkan fakta seperti yang dinyatakan oleh Ichlasul Amal  mantan rektor UGM tersebut.
Salam hangat,
Bedjo Untung
Ketua YPKP 65

Baca juga:

YPKP 65: Pernyataan Ichlasul Amal tentang Yogya dan PKI Menyesatkan
Minggu, 26 Desember 2010 , 15:35:00 WIB

Laporan: A. Supardi Adiwidjaya

 

 

 

RMOL. PernyataanIchlasulAmal,mantanRektorUniversitasGadjah Mada(UGM) bahwa aksi pendukung Sri Sultan Hamengkubuwono sebagai Gubernur DIY mirip dengan aksi Partai Komunis Indonesia (PKI) di masa lalu masih dibicarakan. tidak mengerti sejarah perjuangan rakyat Yogjakarta,” ujarnya.

About these ads

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 59 other followers

%d bloggers like this: