Archive for November, 2008|Monthly archive page

SASTRA NUSANTARA ADALAH SASTRA KEPULAUAN

Jurnal Toddopuli:

SASTRA NUSANTARA ADALAH SASTRA KEPULAUAN
[Cerita Untuk Andriani S. Kusni & Anak-anakku]

Les Insolindes, Insulinde, barangkali adalah istilah lain dari Nusantara yang menunjukkan kepada suatu kawasan yang terdiri dari berbagai pulau. Pengertian sempitnya, barangkali identik dengan wilayah yang sekarang menjadi wilayah negara Republik Indonesia dan budaya Melayu sehingga mencakup Malaysia Barat & Timur serta Brunei. Mungkin termasuk juga Filipina Selatan dan Muangthai Selatan serta Timor Leste.

Sedangkan dalam dunia sastra, saya kira istilah ini menunjukkan kepada karya-karya seni yang menggunakan berbagai bahasa di berbagai pulau dan daerah di wilayah Republik Indonesia sebagai sarana utama pengungkapan diri, pengungkapan rasa dan karsa. Jika pemahaman begini benar maka konsekwensi nalarnya, bahwa yang disebut sastra Nusantara, tidaklah sebatas karya-karyaa sastra yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Sastra berbahasa Indonesia hanyalah menjadi salah satu saja dari sastra Nusantara atau sastra Indonesia.
Read more »

KEKUATAN

KEKUATAN

A.Makmur Makka

( Dengan berakhirnya “pemerintahan” partai Republik, terakhir dipimpin Presiden Bush junior, Presiden “terburuk” dalam sejarah Amerika Serikat, maka harapan perubahan kini ditujukan kepada Presiden terpilih Barack Obama.)

Mengenang pendahulu Obama, orang akan teringat ketika Amerika terlibat dalam perang Vietnam, ketika di Amerika ada kelompok yang dijuluki “dove” atau mereka yang tidak setuju keterlibatan Amerika dalam perang .Yang lainnya disebut kelompok “hawk” atau yang mendukung keterlibatan Amerika dalam perang. Jumlah yang pendukung “dove” lebih banyak dari “hawk”, ini terlihat jika diadakan jajak pendapat.Tetapi pemerintah Amerika tetap saja berperang di Vietnam sambil akhirnya terusir secara tidak terhormat.Kenapa semua itu terjadi ? Noam Chomsky, guru besar bahasa di MIT Massachusetts yang sangat vocal melemparkan kritik ke pemerintah sekarang ini,memperkenalkan kata “ manufacture of concent” ,arti halus dari “mengontrol pikiran”.

Di negara seperti Amerika Serikat , jika pemerintah tidak bisa memaksa orang dengan kekuatan, maka cara terbaikadalah mengontrol apa yang mereka pikirkan. Orang terdidik , media nasional telah mempercepat semuaini bisa terjadi, kata Chomsky . Mungkin itu sebabnya dalam perang Vietnam, Amerika merasa tidak pernah ada yang salah dalam kebijakanpolitik luar negerinya. Padahal berapa rakyat Vietnamatau yang disebut “Viet Cong” dibantai selama perang Vietnam dari tahun l962 sampai l972. Bukan seribu dua ribu, tetapi puluhan ribu, tetapi tidak ada rakyat Amerika yang pernah mengatakan bahwa mereka telah melakukan “genocide” ? .

Read more »

“Fried Chicken ”lokal.

DARI ARSIP ANDI MAKMUR MAKKA
The Habibie Center, Jakarta

“Fried Chicken ”lokal.

A.Makmur Makka

Berdiri di jalan Sabang atau berada dalam mal-mal di Jakarta, kini hampir terasa sama jika kita berada di jalanan di Amerika Serikat. Di Jakarta telah lama kita temui restauran cepat saji seperti Mc Donald, Kentucky Fried Chicken, Pizza Hut, Dunkin Donat, Subway, Wendy’s, serta penjual Coca Cola ketengan disetiap pojok jalan.Tidak hanya di Jakarta, produk seperti Mc.Donald, Pizza Hut dan Kentuky Fried Chicken malah sudah merambah di hampir semua kota besar di Indonesia. Di Jakarta,d melalui parabola atau kabel televisi kita bisa menonton siaran televisi CNN, ABC atau CBN. Pada saat di Amerika Serikat kita bisa menonton Larry King mewawancarai mantan First Lady Nancy Reagan dalam memperingati 90 tahun usia mantan Presiden Ronald Reagan,- walaupun berbeda waktu duabelas jam-, tetapi pada saat itu juga kita menonton siaran yang sama.

Di Jakarta kita menonton acara penyerahan Piala Oscar atau Grammy Award yang menampilkan tamu Julia Robert,Sandra Bullock, Nicole Kidman atau Chaterina Zeta-Jones.Mereka menggunakan pakaian gemerlapan dan mengundang mimpi rancangan Donna Karan,Girgio Armani, Calvin Klein atau Emanuel Ungaro. Pada acara lain sepanjang hari,kita bisa menonton filem kartun dari TCM yang menampilkan Donald Duck, pelaut Popeye atau Rugrats dengan anak-anak balita Tommy atau Angelicayang nakal . Kita mulai merasa tidak ada yang aneh dengan semua ini. Tetapi seorang Jack Lang, menteri kebudayaan Prancis di tahun l983, pernah marah-marah ketika //soap opera// Dallas, filem seri Amerika sedang memukau pemirsa seluruh dunia. Di Hongkong ,Australia. Turkey atau Inggeris,termasuk Indonesia, jika opera sabun ini ditayangkan, jalanan pada sepi dan semua kegiatan jadi terhenti. ” Itulah simbol imperialisme budaya Amerika “, kata Jack Lang.

Imperialisme budaya biasanya diartikan ketika tradisi dan budaya lokal terpukul dan terancam menghilang oleh membanjirnya produk komersial dan produk media,umumnya datang dari Amerika Serikat. dari barat tahun tujuh puluhan ,telah membuat kita kehilangan lemonade produk kampung atau sasaparila, produk minuman botolan yang merakyat. Gantinya adalah coca cola, pepsi cola dan root beer produk industri multinasional Amerika Serikat. Tetapi tidak semua penetrasi itu diterima dengan negatif,karena bukankah kemudian ada juga rakyat kecil yang kreatif membuat sinkritisasi dan hibrida dengan membuat fried chicken,pizza, chicken nugget dan hamburger lokal yang bisa dijajakan di warung dan jalanan.Atau ayam goring Ny.Soeharti dan rumah makan Padang yang tidak merasa hadirnya pesaing asing.Drama radio Saur Sepuh juga pernah bersaing dengan opera sabun “Dallas” ditahun delapan puluhan,sama dengan Misteri Gunung Merapi dan Srimulat yang kini tetap diperingkat atas dalam acar televisi kendatipun ada serbuan telenovela buatan Madrid,Spanyol.

Sengaja atau tidak disengaja oleh dunia barat,tokh akhirnya kita memasuki globalisasi ekonomi, dimana pusat kegiatan produksi,konsumsi dan sirkulasi, kapital,sumber daya, manajemen,teknologi dan pasar diatur secara global. Pada waktu itu kita tidak bisa lagi bicara soal hagemoni,imperialisme budaya atau mengeluh tentang konsumerisme karena anak-anak kita berkumur -kumur Coca cola sebelum berangkat sekolah dipagi hari

“MARI KITA DUKUNG GERAKAN LITERASI LOKAL”

JURNAL TODDOPULI:

“MARI KITA DUKUNG GERAKAN LITERASI LOKAL”
[Cerita Untuk Andriani S Kusni & Anak-anakku]

Kalimat yang saya jadikan judul “Jurnal” kali ini berasal dari Komunitas Rumah Dunia, Serang Banteng yang pada tanggal 5 – 7 Desember 2008 mendatang akan menyelenggarakan pertemuan Ode Kampung ke-03 dengan mata acara sebagai berikut [saya kutuip siaran Komunistas Rumah Dunia, 25 November 2008 di milis mediacare@yyahoogroups.com]:

Pembukaan Jum’at, 5 Desember 2008, Pukul 13.30

Diskusi:
Membudayakan Minat Baca
Kiprah Pemerintah Mendukung Gerakan Literasi
Peran Penerbit dalam Komunits Literasi
Jejaring Komunitas Literasi
Penulis dalam Gerakan Sosial
Tanggung Jawab Pers Mendukung Gerakan Literasi
Peranan CSR di dunia Literasi
Deklarasi Komunitas Literasi

Pembicara Prof. Yoyo Mulyana, Dick Doank, Eko Koswara, Asma Nadia, Halim HD, Si Uzi Jodhi Yudono, Myra Junor, Hernowo, Bambnag Trim, Hikmat Kurnia, DR. Zulkieflimansyah, Tantowi Yahya

Menu spesial:
Pementasan ”Pria ½ Iblis” oleh Teater Rumah Dunia, Jum’at 5 Des 08, pukul 19.30
Pameran karikatur karya Si Uzi setiap hari

Cemilan:
Parade pembacaan puisi, teater sekolah, dan musikalisasi puisi .

Read more »

“REVOLUSI COKLAT”

JURNAL TODDOPULI:

“REVOLUSI COKLAT”
Cerita Kepada Andriani S. Kusni & Anak-anakku

Setelah berbicara tentang “Kebudayaan Dan Kekuasaan: Yang Silam dan Menjelang”, di Yayasan Umar Kayam [Jalan Perum Sawit Sari 1 No..3 Yogyakarta] yang diorganisasi oleh Sarikat Indonesia dan beberapa komunitas kebudayaan lainnya, pada 25 Oktober 2007, saya berjumpa kembali dengan tidak sedikit teman lama dan berkenalan dengan kawan-kawan baru terutama dari angkatan muda. Di antara mereka yang dari Angkatan Muda ini termasuk mereka yang bekerja pada Lembaga Prof. Dr.Sajogyo dari IPB Bogor yang saya kenal sejak 1901 waktu di ibukota propinsi Kalimantan Barat ini berlangsung Kongres Nasional Dayak. Kerjasama kami makin intensif ketika saya bekerja di Kalimantan Tengah. Kami bersama-sama menangani banyak masalah lokal antara lain masalah pemberdayaan dan pembangunan masyarakat, konflik etnik dan soal otonomi daerah. Mengenai soal pemberdayaan dan pembangunan, sebelum keluar dari Indonesia, saya sempat mewawancara beliau untuk “Sahewan Panarung”, buletin LSM Yayasan Dayak Panarung Palangka Raya. Dalam wawancara inilah Prof. Sajogyo mengajukan konsep “Jalan Kalimantan” — Kalimantan bisa diganti dengan nama-nama tempat atau pulau lain – — konsep yang berintikan bahwa pemberdayaan itu harus memperhitungkan faktor budaya dan kondisi lokal, bersandar pada masyarakat lokal sebagai aktor pemberdayaan dan pembangunan shingga tanggap dan apresiatif.
Read more »

SISI LAIN DARI KONGRES PARTAI SOSIALIS PERANCIS [PSP]

JURNAL TODDOPULI:

SISI LAIN DARI KONGRES PARTAI SOSIALIS PERANCIS [PSP]
Cerita Untuk AndrianiS. Kusni & Anak-anakku

Kongres Reims PSP baru saja berakhir Sabtu lalu.Kongres bermaksud utama memilih Sekretaris Jenderal [Sekjen]Partai, menggantikan François Hollande, sekretaris lama yang menjabat kedudukan ini selama dua periode atau 11 tahun. Kedudukan Sekjen menjadi sangat enting karena dialah yang akan memimpin kehidupan Partai selama masa jabatannya. Memberi warna pada politik Partai. Kongres ini mendapat perhatian semua kalangan politisi dan rakyat Perancis, karena PSP merupakan partai terbesar dan berpengaruh pada kehidupan politik Perancis, selanjut berdampak langsung pada kehdupan seluruh rakyat negeri ini, Pada masa pemerintahan Nicolas Sarkozy dengan UMP sebagai partai berkuasa, PSP merupakan oposisi utama yang mampu mengimbangi UMP. PSP dan UMP, kelanjutan dari RPR, kekuatan utama kekuatan kanan di Perancis bersama sekutu masing-masing, ,berkuasa silih berganti.

Yang menarik perhatian saya dalam Kongres Reims PSP ini adalah pertarungan sengit antara dua politisi perempuan yaitu Segolène Royal dan Martine Aubry yang memperebutkan posisi Sekjen. Segolène mantan calon PSP dalam pemilihan presiden pada tahun 2005 sedangkan Martine Aubry ,puteri Jacques Delor, mantan presiden Masyarakat Eropa, walikota Lille, Perancis Utara, duanya mantan menteri pada kabinet Lionel Jospin, kader-kader godokan François Mittterrand. Pertarungan antara kedua politisi perempuan ini memastikan bahwa untuk pertama kalinya PSP dipimpin oleh seorang perempuan. Perhitungan pemilihan babak kedua menyatakan bahwa Martine Aubry terpilih sebagai Sekjen PSP dengan kemenangan 42 suara atau 0,04% ,,terutama berasal dari Lille. Kubu Segolène Royal menuduh telah terjadi kecuranngan pada angka 42 suara ini, karena pada pemilihan babak pertama Segolène berhasil mendapat tempat jauh lebih unggul dari Martine Aubry dan Benoït Hanom, calon termuda dari tiga calon yang tersiaa. Kubu Royak meminta kepada pimpinan pusat PKP untuk menyelenggarakan pemilihan ulang, kalau tidak akan menggugat yang disebutnya “kecurangan” ini ke Pengadilan Negeri . Read more »

PEMIKIRAN JOESOEF ISAK: Mengkonfrontasikan Pemikiran tentang Bung Karno

PUSTAKA FILSAFAT KEN PRITA SJK:

PEMIKIRAN JOESOEF ISAK
Mengkonfrontasikan Pemikiran tentang Bung Karno

Oleh : Hafis Azhari

Tokoh Bung Karno adalah puncak segala-galanya bagi Indonesia, dari persoalan keindonesiaan sampai gambaran budaya dan peradaban manusia Indonesia. Jadi tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa figure Soekarno – meski bukan satu-satunya – adalah tokoh sentral untuk memahami dan mendalami sejarah Indonesia. Bahkan tidaklah keliru bila dikatakan bahwa sejarah hidup Bung Karno adalah patokan untuk mengukur tingkat budaya dan peradaban Indonesia, di mana moralitas dan pertanggungjawaban manusia pertaruhkan.

Dalam perjalanan karirnya sebagai wartawan Joeoef Isak mengaku banyak mengalami tahapan di mana ia merasa pernah jatuh-bangun dalam menilai dan memahami Bung Karno. Read more »

PANUTUNG MATAN ANDAU BULAN PAMBELUM 1]

PANUTUNG MATAN ANDAU BULAN PAMBELUM 1]

Prof. Dr. W.F. Wertheim: Keberpihakan Konsekwen Seorang Cendekiawan.

Prof. Dr. W.F. Wertheim, biasa kusapa dengan pangilan Oom Wim. Dan beliau menyapaku dengan sebutan “Ponakan Dayakku”, panggilan yang oleh adanya akhiran “ku”, kurasakan mengandung rasa kasih sayang yang dalam, sekaligus harapan serta tantangan.

Ya, benar, Oom selalu menantang dan menggelitikku dengan berbagai pertanyaan dan dengan caranya mendorongku untuk menjawab tanya yang menantang itu. Panggilan “Ponakan Dayakku” bermula karena beliau tahu bahw aku memang seorang Indonesia asal etnik Dayak. Aku tidak bisa memilih asal etnik dan tempat lahirku, karena orangtua membuat dan melahirkan aku tanpa meminta izin dari diriku. Tapi perlu kukatakan bahwa mempunyai asal etnik Dayak dan etnik apa-mana pun, kukira tidak mempunyai pengertian kontradiktif dengan menjadi Indonesia. Juga tidak kontradiktif dengan menjadi anak manusia. Dayak kekinian dan Indonesia adalah suatu konsep kebudayaan, konsep politik dan sosial sebagaimana yang tertuang dalam pandangan hidup-mati manusia Dayak: “rengan tingang nyanak jata” [anak enggang, putera-puteri naga], yang oleh filosof Perancis, Paul Ricoeur, dirumuskan sebagai “kebudayaan itu majemuk, kemanusiaan itu tunggal”, “lokalitas sebagai bahasa untuk berdialog dengan budaya dunia”. Read more »

KONGRES REIMS PARTAI SOSIALIS PERANCIS

JURNAL TODDOPULI:

KONGRES REIMS PARTAI SOSIALIS PERANCIS
- Tanda Dari Krisis Konsepsional?

[Cerita untuk Andriani S. Kusni & Anak-anakku]

Partai Sosialis Perancis [PSP], sebelum Perang Dunia II seperti halnya dengan semua partai kiri sejens, tadinya bernama Partai Sosial Demokrat Perancis, Waktu itu belum ada Partai Komunis Perancis [PKP] . Setelah kongres PSDP di Marseille yang membicarakan sikap terhadaap gerakan kemerdekaan nasional, Kongres terbelah dua: yang menyokong gerakan pembebasan nasional dan yang tidak menyokongnya. Yang menyokong,kemudian menjadi PKP, sedangkan yang tidak menyokong menjadi PSP. Organ resmi PSDP pada waktu itu yang dipimpin oleh Jean Jaures bernaa L’Humanité dan sekaang menjadi organ PKP.

Setelah PD II, PSP dan PKP merupakan partai-partai berpengaruh di Perancis, terutama karena jasa jaa mereka dalam melawan pendudukan Nazi Herman. Hanya kemudian PKP makin melemah, terutama setelah runtuhnya Tembok Berlin. Sedangkan PSP tetap merupakan salah satu partai terbesar,berpengaruh dan terpenting dari golongan kiri, seimbang dengan partai terbesar kanan seperti RPR sekarang menjelma menjadi UMP dan menjadi partai berkuasa. UMP atau PSP serta partai-partai kiri lainnya silih berganti berkuasa. Partao-partai kiri dan kanan menguasai pemerintahansecara silih berganti karena memang kekuatan antara “kiri” dan kanan boleh dikatakan 50:50 persen. Apabila partai-partai ini terpecah-belah, maka mereka akan mengalami kekalahan dalam pemilu, Di faktor lain, berkuasa tidaknya partai kiri dan kanan, juga ditentukan oleh pilihan politik dan akibat pilihan politik mereka. Read more »

PUSTAKA TEORI: BIOGRAFI SOEKARNO

PUSTAKA TEORI:

BAB II

BIOGRAFI SOEKARNO

1. Sosok Pribadi Soekarno

Soekarno lahir pada tanggal 06 Juni 1901 di Surabaya dari pasangan Raden Sukemi Sosrodihardjo seorang guru dan Ida Ayu Nyoman Rai (Bangsawan Bali) dan lebih dikenal sebagai Idayu. Sukemi dan istrinya tinggal di Singaraja sampai putri tertua mereka lahir bernama Sukarmini, dalam masa dua tahun setelah kelahiran putrinya itu Sukemi
beserta keluarga pindah ke Surabaya.

Di Surabaya kemudian Soekarno dilahirkan Nama kecil Soekarno adalah Koesnososro Soekarno,tapi karena sering sakit waktu kecil kemudian sesuai dengan kebiasaan Jawa ia hanya dipanggil Soekarno saja. Sewaktu Soekarno masih kanak-kanak kedua nama pertamanya dibuang. Read more »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.